Dibenarkan Karena Iman

Roma 4:1-12

Belum ada komentar 60 Views

“Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya dan yang ditutupi dosa-dosanya; berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.” (Rm. 4:7-8)

“Saya ini sangat berdosa, makanya Tuhan menghukum saya. Sekarang, mana berani saya datang ke gereja,” adalah sepenggal kalimat yang diucapkan seorang bapak kepada tim pelawat yang datang berkunjung ke rumahnya. Dulu, ia adalah orang yang sangat giat melayani Tuhan. Tetapi, beberapa tahun terakhir ia tidak pernah lagi datang ke gereja karena ia melakukan kesalahan. Meskipun ia sudah memperbaiki kesalahan itu, namun rasa bersalah terus membayanginya, membuatnya mundur dari pelayanan. Banyak orang terpenjara dalam kesalahan yang dilakukan di masa lalu; menghukum diri sedemikian rupa. Lupa bahwa anugerah Allah tersedia bagi setiap orang yang percaya.

Bukan karena kita sudah baik dan tidak akan pernah melakukan kesalahan lagi, maka Tuhan memercayakan pekerjaan- Nya kepada kita. Tuhan mengenal kita dengan baik, Ia tahu bahwa kita masih bisa melakukan kesalahan. Tetapi, Ia tetap memilih kita dan memberi kita tanggung jawab untuk melakukan pekerjaan-Nya. Tuhan sudah menyediakan anugerah-Nya bagi setiap kita. Jika kita sungguh mau mengakui dosa kita, maka Tuhan berkenan mengampuni pelanggaran dan dosa-dosa kita. Ia tidak lagi memperhitungkan kesalahan kita.

Anugerah Allah telah disediakan bagi setiap kita, tetapi hanya bisa dialami oleh orang yang percaya. Abraham percaya, dan dia dibenarkan, bukan karena hidupnya sempurna tanpa dosa, tetapi karena ia menyambut anugerah Allah dengan imannya. [Pdt. Lie Nah]

DOA:
Tuhan, tolong kami untuk percaya bahwa anugerah-Mu tersedia bagi kami. Jangan biarkan rasa bersalah membelenggu hidup kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 22:24-32; Kej. 16:1-6; Rm. 4:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Yang Menilai
    Mazmur 75
    “Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran.” (Mzm. 75:3) Dalam acara pencarian bakat, keberadaan juri penting....
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...