Diam-Diam, Tetapi Berhikmah

Matius 6:1-6, 16-21

Belum ada komentar 173 Views

“… Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” (Mat. 6:4)

Ada tiga perbuatan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi atau diam-diam menurut teks Alkitab hari ini, yaitu: bersedekah, berdoa, dan berpuasa. Jika bersedekah (= tangan kanan), tidak perlu diketahui orang lain, termasuk orang terdekat (= tangan kiri). Jika berdoa, berdoalah di tempat tersembunyi dengan pintu tertutup. Jika bepuasa, tidak perlu bermuka muram. Berdoa, berpuasa, dan bersedekah adalah tiga aksi kesalehan bagi pengikut Kristus. Terhadap ketiga aksi kesalehan tersebut, Yesus mengajarkan para pengikut-Nya untuk bersikap biasa- biasa saja. Melakukan aksi kesalehan adalah perlu, tetapi tidak perlu melakukannya secara demonstratif.

Rabu Abu sebagai hari pertama Prapaska adalah saat merefleksikan kemanusiaan. Tantangan kemanusiaan adalah tergoda untuk mendemonstrasikan ketiga aksi kesalehan: berdoa, berpuasa, dan bersedekah. Semua orang Kristen mampu berdoa, tetapi tidak semua orang Kristen mampu berpuasa. Seorang Kristen mampu berdoa dan berpuasa, tetapi belum tentu melakukan sedekah. Seseorang akan sulit mengendalikan diri, apabila ia telah mencapai kemampuan melakukan doa, puasa, dan sedekah. Jadi, tidak mendemonstrasikan ketiga aksi kesalehan tersebut adalah latihan spiritualitas utama untuk mengendalikan diri.

Tuhan mengajarkan agar pengikut-Nya melakukan ketiga aksi tersebut secara tersembunyi. Sebab, bagi Yesus, yang penting adalah Allah melihat aksi kesalehan kita dan akan membalasnya. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
(Berdoalah dalam diam, tak berkata-kata dan hening. Lakukanlah bernapas secara teratur selama dua-lima menit).

Ayat Pendukung: Yl. 2:1-2, 12-17/Yes. 58:1-12; Mzm. 51:2-19; 2Kor. 5:20b-6:10; Mat. 6:1-6, 16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...