Di Sini dan Saat Ini

Markus 9:2-9

Belum ada komentar 24 Views

Peristiwa Transfigurasi Kristus merupakan peristwa yang sangat penting bagi para murid Yesus dan bagi dunia. Dalam peristiwa ini, Tuhan Yesus dimuliakan. Pertemuan di gunung dengan tokoh Musa, mengingatkan campur tangan Tuhan dalam sejarah manusia dan sekaligus menyaksikan akan Allah yang hidup dan bukan hanya sekedar imajinasi manusia. Demikian juga pertemuan dengan tokoh spiritual (Elia), simbol kedekatan relasi Israel dengan Tuhan.

Peristiwa besar ini disaksikan oleh Petrus, Yakobus dan Yohanes, para murid Yesus. Cahaya kemuliaan yang memancar dari wajah Yesus memberikan pengajaran kepada para murid yang menyaksikannya, bahwa di balik peristiwa penyaliban, hinaan, caci maki yang akan dialami Yesus membawa-Nya pada kemenangan dan kemuliaan. Peristiwa ini menjadi pengalaman penting yang akan menguatkan para murid dalam mengikuti guru mereka.

Pada suratnya yang kedua, Petrus menulis “Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. (2 Petrus 1:16-18)

Peristiwa Transfigurasi yang telah memberikan sukacita, kedamaian dan keberanian untuk menyaksikan kasih Kristus dalam diri para murid, kiranya juga menjadi tonggak yang kuat tempat kita bersandar dan dasar yang kokoh tempat kita berdiri untuk menyaksikan kasih Kristus dalam kehidupan kita di dunia ini.

Minggu Transfigurasi karena itu menjadi sangat penting dalam mempersiapkan diri kita memasuki ibadah rabu abu. Bertobat dan percayalah sebab Yesus bukan manusia biasa, melainkan “Yang Diurapi” dan “Anak Allah” dan kita akan memperoleh sukacita batin dan kedamaian yang akan menjadi dasar kesiapan dalam mengikut Yesus.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...