Di manakah Engkau tinggal…?

Di manakah Engkau tinggal…?

1 Komentar 15 Views

Kepada kedua murid Yohanes yang memutuskan untuk mengikut-Nya, Yesus bertanya: “Apakah yang kamu cari?” (1:38). Rasanya tidak terlalu nyaman bagi kita bila pertanyaan ini diajukan kepada kita saat ini. Bukankah kita sudah memutuskan untuk percaya, mengakuinya, sehingga dibaptiskan? Bukankah kita giat melayani Tuhan dalam banyak bidang? Bukankah kita amat bersungguh-sungguh mengembangkan spiritualitas kita dan menjaga kedekatan kita dengan Tuhan?

Tetapi hari ini, Tuhan mengajukan pertanyaan yang sama kepada kita: “Apakah yang kamu cari?” Mengapa? Karena bisa saja motivasi kita hidup dengan dan dalam Tuhan tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Atau setidaknya, bisa saja motivasi kita pada awalnya benar, akan tetapi lambat-laun, oleh berbagai pengaruh dan pengalaman, bergeser dari yang seharusnya.

Amat indah jawaban kedua murid itu. Alih-alih tidak merasa nyaman dan tersinggung, dengan mantap mereka menjawab: “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Kedua murid itu tidak hendak sekadar menjadi murid Yesus, tetapi murid yang sungguh-sungguh mengenal guru mereka agar dapat meneladani hidup-Nya. Mengikut Dia agar (dapat) melakukan semua yang dilakukan-Nya.

Pada (iman) percaya, pelayanan dan spiritualitas kita, mesti selalu diajukan pertanyaan: “Apakah yang kita cari?” Karena muara dari itu semua tidak bisa tidak adalah mengenal Kristus agar dapat hidup meneladani-Nya, dan (dapat) melakukan semua yang dilakukan-Nya. Menjadi bagian dari karya penyelamatan-Nya bagi dunia dan segenap ciptaan, dan bukan sekadar keselamatan pribadi.

PWS

1 Comment

  1. Herdianto Purba

    Ampunilah saya ya Tuhan, karena seringkali hidup mengikut Engkau hanya pada saat diriku merasa tak berdaya, sakit, berduka. Kalau dalam situasi serba terpenuhi, serba ada maka terkadang atau bahkan sering diriku melupakanMu.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan