Dewi Keadilan

1 Samuel 2:1-10

Belum ada komentar 64 Views

“Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan.” (1Sam. 2:8)

Dewi Keadilan biasanya digambarkan sebagai seorang dewi yang memegang pedang keadilan di tangan kanan-nya dan alat timbangan di tangan kirinya. Kedua mata sang dewi tertutup kain sebagai tanda bahwa ia tidak memihak siapa pun juga. Namun, Dr. Glen Stassen, dosen di Fuller Theological Seminary pernah bercerita bahwa suatu kali ia melihat sebuah patung Dewi Keadilan yang unik. Sang dewi digambarkan sedang mengintip dari balik penutup matanya untuk melihat seekor burung pipit yang terluka di alat timbangan yang ia bawa. Patung itu ingin mengatakan bahwa Dewi Keadilan sebenarnya memberi perhatian khusus pada pihak yang lemah.

Itulah yang terjadi pada Hana. Ia tidak mempunyai anak dan banyak orang mengejeknya. Hana lalu memohon kepada Tuhan dan Tuhan pun mengabulkan doa Hana sehingga ia melahirkan Samuel. Hana lantas berseru, “Hatiku bersukaria karena TUHAN … TUHAN mematikan dan menghidupkan … TUHAN … merendahkan, dan meninggikan juga.” Bagi Hana, Tuhan adalah Dewi Keadilan yang memberi perhatian khusus pada yang lemah. Karena itu, Hana mengingatkan, “Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu.” Sebab, “Langkah kaki orang-orang yang dikasihi- Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan.”

Allah adalah Dewi Keadilan. Ia memberi perhatian khusus kepada mereka yang lemah. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Dewi Keadilan, terima kasih karena Engkau selalu memihak dan membela kaum yang lemah. Amin.

Ayat Pendukung: 1Sam. 2:1-10; Kej. 21:1-21; Gal. 4:21-5:1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingatlah Tuhan Itu Baik
    Mazmur 106:1-12
    Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Sesungguhnya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mazmur 106:1) Pada suatu hari Minggu ketika...
  • PUJILAH TUHAN
    Hakim-hakim 5:12-21
    Bangunlah, bangunlah, Debora! Bangunlah, bangunlah, lantunkanlah suatu nyanyian! Bangkitlah, Barak! Angkutlah tawananmu, hai Anak Abinoam! (Hakim-hakim 5:12) Dalam buku...
  • Andalkan Tuhan, Bukan Manusia
    Hakim-hakim 4:1-16
    Jawab Barak kepada Debora; “Jika engkau ikut maju aku pun maju, tetapi jika engkau tidak ikut maju aku pun...
  • BERSEDIA DILUPAKAN
    Lukas 3:15-17, 21-22
    “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi la yang lebih berkuasa daripada aku akan datang. Membuka tali kasut-Nya pun aku...
  • Suara Tuhan Melalui Alam
    Mazmur 29
    Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar. (Mazmur 29:3) Indonesia dikenal...