Dengarkanlah DIA

Matius 17:1-9

Belum ada komentar 52 Views

Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” (Mat. 17:5)

Tuhan memberikan dua telinga agar manusia dapat mendengar dengan baik. Ini bukan soal fisik telinga, melainkan kesediaan setiap orang dalam mendengar khususnya terkait perintah dan/ atau ketetapan. Bila orang bersedia untuk mendengar dengan sungguh-sungguh perintah dan/atau ketetapan, mereka akan taat melakukannya.

Para murid yang diajak oleh Yesus ke atas gunung dan mendapat penglihatan yang menakjubkan mendengar suara tanpa wujud agar mereka mendengarkan Yesus. Perintah itu diwujudkan oleh Yesus ketika dalam perjalanan kembali. Ia melarang para murid untuk menceritakan penglihatan mereka kepada orang lain sampai Ia bangkit dari antara orang mati. Mendengarkan Yesus berarti bersedia tunduk dan taat pada perintah-Nya. Ini tidak mudah sebab secara manusiawi pastilah para murid sangat ingin menceritakan penglihatan itu, paling tidak kepada temannya yang lain. Menjadi lebih sulit karena Yesus meminta mereka untuk menceritakannya nanti bila Ia sudah bangkit dari antara orang mati.

Setiap kali firman Tuhan dibacakan, maka pembaca akan mengakhiri dengan pernyataan “yang berbahagia adalah mereka yang mendengar dan melakukan firman Tuhan”. Hari ini perintah untuk mendengar Yesus, Firman Yang Sejati, datang pada kita. Apakah kita sudah sungguh mendengarkan Dia? Bagaimana kita menyatakan pada dunia bahwa kita memang mendengarkan Dia? Mudah saja, dengan melakukan apa yang Ia perintahkan. [Jan Calvin Pindo, S. Th]

REFLEKSI:
Melakukan apa yang diperintahkan Yesus adalah cara untuk menunjukkan bahwa kita memang mendengarkan Dia.

Ayat Pendukung: Kej. 12:1-4a; Mzm 121; Rm. 4:1-5, 13-17; Yoh. 3:1-7/Mat.17:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...