Dedikasi: Ini Aku, Utuslah Aku

Dedikasi: Ini Aku, Utuslah Aku

Belum ada komentar 791 Views

Tidak jarang kita mendengar bahkan memakai ungkapan: “Saya terbeban untuk melakukan ini atau itu…” Bandingkanlah ini dengan jawaban Yesaya atas panggilan Tuhan: “Ini aku, utuslah aku…!” (ayat 8). “Terbeban” punya konotasi (agak) terpaksa, tidak punya pilihan lain. Sedangkan pada Yesaya nyata niatannya untuk mengabdikan atau mendedikasikan diri sepenuhnya melakukan tugas pengutusan Tuhan.

Setidaknya ada dua hal yang mendasari kesediaan Yesaya ini. Yang pertama ialah kenyataan bahwa Tuhan telah menghargai, memilih bahkan mengampuninya. Ia sadar tanpa itu ia tidak bermakna sama sekali (ayat 5-7). Yang kedua ialah kecintaannya terhadap kotanya, negerinya, bangsanya. Ia berada ditengah ketegangan antara berita penghukuman yang harus disampaikannya dengan hasratnya agar kota, negeri dan bangsanya dipulihkan (ayat 11 vv). Kiranya ini menjadi cermin yang menentukan bagi kita jemaat Tuhan dan warganya dalam memberikan respons atas panggilan Tuhan kepada kita.

Tanpa kesadaran akan betapa berhargaya kita di mata Tuhan, serta kecintaan kita akan dunia, lingkungan dan masyarakat yang Tuhan karuniakan bagi kita, tidak mungkin kita dapat mendedikasikan diri untuk menjadi pelayan-Nya. Tanpa yang pertama kita tidak ada bedanya dengan “LSM”. Tanpa yang kedua kita terjebak dalam pemakaian ungkapan “terbeban” dan sejenisnya.

“Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!” (ayat 8).

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...