DATANGNYA RAJA DAMAI

Yesaya 9:1-6

Belum ada komentar 81 Views

Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengukuhkannya dengan keadilan dan kebenaran….(Yesaya 9:6a)

Kelahiran seorang bayi selalu membawa sukacita besar bagi keluarga. Kelahiran anak raja membawa sukacita besar bagi seisi kerajaan karena berarti akan ada generasi penerus yang akan menjadi raja. Mereka menaruh banyak harapan kepadanya bahwa kelak ia akan menjadi raja yang baik dan mengasihi rakyatnya.

Kelahiran Raja Damai telah lama dinanti oleh umat Israel. Sekian lama mereka seperti berjalan dalam kegelapan—tanpa harapan dan tanpa tujuan. Kelahiran Mesias telah mengembalikan semangat umat Israel dengan keyakinan bahwa mereka akan dipulihkan di bawah pimpinan Raja Damai. Kuk dan gandar yang menekan serta tongkat si penindas akan dipatahkan. Tidak akan ada lagi derap sepatu tentara dan baju yang berlumuran darah. Sang Raja Damai benar- benar menghadirkan kedamaian karena la memerintah dengan keadilan dan kebenaran.

Di malam Natal ini, kita memperingati datangnya Raja Damai dengan sukacita. Yesus adalah Raja yang lemah lembut dan penuh kasih, yang rela berkorban untuk menyelamatkan kita serta memberikan kehidupan yang baru, penuh kedamaian dan sukacita. Mari bersama menghadirkan serta menjaga kedamaian agar tetap ada di tengah kehidupan seluruh umat manusia. Selamat menyambut malam Natal, kiranya damai-Nya memenuhi hati kita semua. [Pdt. Christa Charisda Hulu]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk memelihara kehidupan yang damai. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-6; Mzm. 96; Tit. 2:11-1; Luk. 2:1-14, (15-20)
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...