#DariPersinggahan KePersinggahan

Keluaran 17:1-7; Mazmur 95; Roma 5:1-11; Yohanes 4:5-42

Belum ada komentar 86 Views

Pernahkah anda mengalami perpindahan domisili dari satu daerah ke daerah lain? Perpindahan dapat memberikan perasaan gembira namun sekaligus bingung, kuatir, dan cemas. Semakin lama kita tinggal di suatu tempat atau daerah maka semakin nyaman yang kita rasakan. Berpindah artinya mengubah, menggeser bahkan melepas kenyamanan kita. Terlebih anak-anak, berpindah-pindah rumah bukanlah hal yang mudah bagi mereka. Perpindahan mendorong kita untuk menyesuaikan diri dengan kondisi baru yang kita hadapi.

Bukankah demikian halnya dengan kehidupan perziarahan kita bersama Allah? Kita diutus Allah untuk terus bergerak, berpindah dalam banyak hal di hidup ini. Bukankah pertumbuhan ditandai dengan pergerakan dan perubahan? Memasuki pengalaman baru, kondisi asing, berada dalam situasi canggung atau bahkan panik. Dari sanalah kemudian kita mengalami pengalaman iman untuk mengandalkan Tuhan dalam pergulatan hidup kita.

Itulah yang dialami Israel dalam perjalanan padang gurun. Terus berpindah, terus berjalan, berdiam sebentar untuk melanjutkan perjalanan panjang. Perjalanan dengan setiap kondisinya menjadi pengalaman iman untuk melihat penyertaan, kuasa dan cinta Allah. Kita mengalami pasang surut untuk taat pada Allah. Betapa mudah dan sering kita kehilangan keyakinan akan cinta pemeliharaan Allah. Betapa mudah kita berburuk sangka terhadap rencana Allah. Kurang bersabar menantikan pertolongan-Nya. Namun kita dapat belajar dari persinggahan demi persinggahan Israel, belajar dari kegagalan dan belajar memercayai bahwa Allah dapat di andalkan dalam padang gurun dunia ini.

Dari persinggahan ke persinggahan, Tuhan mengutus sekaligus menopang kita untuk terus taat pada kehendak-Nya dan memercayai pemeliharaan-Nya. Selamat berjalan bersama Tuhan.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...