#DariPersinggahan KePersinggahan

Keluaran 17:1-7; Mazmur 95; Roma 5:1-11; Yohanes 4:5-42

Belum ada komentar 72 Views

Pernahkah anda mengalami perpindahan domisili dari satu daerah ke daerah lain? Perpindahan dapat memberikan perasaan gembira namun sekaligus bingung, kuatir, dan cemas. Semakin lama kita tinggal di suatu tempat atau daerah maka semakin nyaman yang kita rasakan. Berpindah artinya mengubah, menggeser bahkan melepas kenyamanan kita. Terlebih anak-anak, berpindah-pindah rumah bukanlah hal yang mudah bagi mereka. Perpindahan mendorong kita untuk menyesuaikan diri dengan kondisi baru yang kita hadapi.

Bukankah demikian halnya dengan kehidupan perziarahan kita bersama Allah? Kita diutus Allah untuk terus bergerak, berpindah dalam banyak hal di hidup ini. Bukankah pertumbuhan ditandai dengan pergerakan dan perubahan? Memasuki pengalaman baru, kondisi asing, berada dalam situasi canggung atau bahkan panik. Dari sanalah kemudian kita mengalami pengalaman iman untuk mengandalkan Tuhan dalam pergulatan hidup kita.

Itulah yang dialami Israel dalam perjalanan padang gurun. Terus berpindah, terus berjalan, berdiam sebentar untuk melanjutkan perjalanan panjang. Perjalanan dengan setiap kondisinya menjadi pengalaman iman untuk melihat penyertaan, kuasa dan cinta Allah. Kita mengalami pasang surut untuk taat pada Allah. Betapa mudah dan sering kita kehilangan keyakinan akan cinta pemeliharaan Allah. Betapa mudah kita berburuk sangka terhadap rencana Allah. Kurang bersabar menantikan pertolongan-Nya. Namun kita dapat belajar dari persinggahan demi persinggahan Israel, belajar dari kegagalan dan belajar memercayai bahwa Allah dapat di andalkan dalam padang gurun dunia ini.

Dari persinggahan ke persinggahan, Tuhan mengutus sekaligus menopang kita untuk terus taat pada kehendak-Nya dan memercayai pemeliharaan-Nya. Selamat berjalan bersama Tuhan.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...