Di manakah damai Natal itu?

Di manakah damai Natal itu?

1 Komentar 15 Views

Natal..damai di bumi?
Rachel, menangis meratapi anaknya
Bersama perempuan Bethlehem
Dan bayi-bayi tak berdosa

Imperium Herodes…
Tak menyisakan ruang buat pesaing
Cacing, jangan jadi naga..
Begitu kudengar kelakar bisnis biasa

Allah, mengapa Engkau mengalah?
Haruskah bayi suci mengungsi?
Masihkah Kau sisakan ruang pengampunan
Buat musuh sang bayi suci?

Imperiumku terusik
Dalam api amarah dan dendam
Sirna sudah damai di hati
Lalu di mana damai Natal itu?

Kucari damaiku, ke mana engkau pergi?
Sampai setetes kasih Illahi meresap di hati
Allahku…Tuhanku….
Kau tak sedang membangun imperiumMu

Kerajaan Allah, adalah tetesan cinta Illahi
Buatku, buat sesamaku, buat musuhku, buat semua
Mengapa harus kubangun imperiumku?
Damai di hati, damai di bumi..

(rudjak, minggu 1 sesudah Natal 2013)

1 Comment

  1. .parningotan sinaga

    saya suka dengan bacaan dia atas…..yg mau saya katakan sukses selalu…….jbu

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...