Di manakah damai Natal itu?

Di manakah damai Natal itu?

1 Komentar 16 Views

Natal..damai di bumi?
Rachel, menangis meratapi anaknya
Bersama perempuan Bethlehem
Dan bayi-bayi tak berdosa

Imperium Herodes…
Tak menyisakan ruang buat pesaing
Cacing, jangan jadi naga..
Begitu kudengar kelakar bisnis biasa

Allah, mengapa Engkau mengalah?
Haruskah bayi suci mengungsi?
Masihkah Kau sisakan ruang pengampunan
Buat musuh sang bayi suci?

Imperiumku terusik
Dalam api amarah dan dendam
Sirna sudah damai di hati
Lalu di mana damai Natal itu?

Kucari damaiku, ke mana engkau pergi?
Sampai setetes kasih Illahi meresap di hati
Allahku…Tuhanku….
Kau tak sedang membangun imperiumMu

Kerajaan Allah, adalah tetesan cinta Illahi
Buatku, buat sesamaku, buat musuhku, buat semua
Mengapa harus kubangun imperiumku?
Damai di hati, damai di bumi..

(rudjak, minggu 1 sesudah Natal 2013)

1 Comment

  1. .parningotan sinaga

    saya suka dengan bacaan dia atas…..yg mau saya katakan sukses selalu…….jbu

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...