Damai Bagi Pendamai

Yakobus 3:17-18

Belum ada komentar 413 Views

Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai. (Yak. 3:18)

Albert Einstein pernah berkata, “Damai tidak bisa didapat dengan pemaksaan, ia hanya bisa dicapai dengan pemahaman.” Namun, sering manusia mencoba mencapai damai dengan cara yang tidak damai. Dengan dalih kedamaian, cara-cara jahat dilakukan, semisal penyuapan, penyogokan, gratifikasi, bahkan penindasan dilakukan supaya keadaan menjadi damai. Benarkah tindakan itu mendatangkan damai? Bagaimana pemahaman damai yang benar?

Kejatuhan manusia dalam dosa, mengakibatkan hubungan Allah dan manusia yang tadinya akrab menjadi rusak. Manusia dengan segala upayanya gagal membangun kembali keakraban itu. Maka, Allah sendiri bertindak untuk berdamai dengan manusia. Kematian Yesus adalah bukti bagaimana kedamaian dicapai bukan dengan kekerasan dan perlawanan, tetapi dengan cinta kasih. Peristiwa Yesus berdoa bagi para prajurit yang menyalibkan-Nya dan bukan melawan mereka adalah contoh tindakan atau perbuatan damai. Melakukan kebaikan, kebenaran dan menghadirkan damai adalah bukti iman kepada Yesus dan kesaksian tentang-Nya. Buah atau hasil dari segala perbuatan baik dan benar itu, ditaburkan dalam damai bagi setiap orang yang mengadakan damai.

Setiap kita tentu menginginkan kedamaian. Maka, hendaklah kita setia mengusahakannya. Damai yang diperoleh dengan kebenaran dan berlandaskan cinta kasih. Teladan kita ialah Yesus, Sang Juru Damai kehidupan. [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Damai bukanlah cita-cita yang sulit dicapai apabila kita mengusahakannya dengan hati yang penuh kasih Kristus.

Ayat Pendukung: Mzm. 80; Yes. 32:9-20; Yak. 3:17-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...