Dalam Naungan Sayap-Nya

Mazmur 17:1-15

Belum ada komentar 121 Views

Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu. (Mazmur 17:8)

Burung rajawali biasa membangun sarangnya di puncak gunung yang terjal. Ketika badai datang menerjang dengan hujan dan angin kencang, sang rajawali melindungi anak-anaknya di bawah sayapnya yang besar dan kuat. Meskipun badai itu ganas, anak- anak rajawali tetap aman di bawah perlindungan sayap sang induk.

Dalam Mazmur 17, Daud menggambarkan TUHAN sebagai tempat perlindungan umat-Nya di tengah badai permasalahan yang menerpa. Daud menyadari bahwa hanya TUHAN satu- satunya tempat berseru meminta perlindungan. Daud merasa bahwa TUHAN begitu mengasihinya, dan menganggap Daud berharga seperti biji mata-Nya sendiri. Karena itu, dalam kondisi terdesak dan terhimpit oleh kejaran para musuh yang hendak mencelakainya, Daud memutuskan untuk datang kepada TUHAN, bukan manusia. Ia berseru mencari TUHAN dan menyampaikan segala keluh kesahnya. Ia meminta agar TUHAN menaunginya dalam sayap- Nya yang kuat.

Dalam pergumulan hidup, sering kali kita cenderung mengeluh dan lebih suka mencari bantuan pada manusia. Kita berharap mereka dapat membantu kita keluar dari pergumulan berat yang sedang kita alami. Namun, sering kali harapan tersebut berujung pada kekecewaan. Mengapa? Karena kita lupa, manusia hanyalah alat yang Tuhan pakai untuk menolong kita, bukan sumber pertolongan. Mari kita meneladani Daud yang senantiasa mencari perlindungan Tuhan, datang kepada-Nya, dan bernaung dalam lindungan sayap-Nya. [Pdt. Em. Meitha Sartika]

REFLEKSI:
Tuhan satu-satunya tempat kita berlindung, bukan manusia. Dalam naungan sayap-Nya, kita pun aman di tengah badai permasalahan yang menerpa.

Ayat Pendukung: 1 Taw. 21:1-17; Mzm. 17; 1 Yoh. 2:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...