cari selamat

Cari Selamat?

Markus 15:6-15

Belum ada komentar 110 Views

Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat.
Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan. Cari selamat!
Supaya tidak dihukum oleh Kepala Sekolah, seorang siswa tidak masuk Sekolah dengan alasan sakit. Cari selamat!
Supaya tidak membayar pajak yang tinggi, seorang Bapak membagikan uang laba usahanya kepada anak-cucunya. Cari selamat!

Tapi keselamatan apa yang dimaksud dalam Kitab Markus 15 ini? Rupanya Pilatus juga cuci tangan dengan tidak mau membebaskan atau menghukum Yesus, dengan menawarkan untuk membebaskan tawanan pemberontak, Barabas.

Selamat disini maksudnya, Pilatus tidak ingin disalahkan dan kena batunya.

Tapi apakah kualitas keselamatan seperti itu yang kita kejar? Alkitab mencatat di awal perikop bahwa Yesus adalah Raja Orang Yahudi. Raja orang Yahudi tidak dapat terbelenggu sekalipun secara fisik, Dia disesah dan Imam-Imam Kepala menyerahkannya dengan dengki pada pengadilan manusia.

Itulah keselamatan yang kita perlukan, bukan? Rasa Damai yang berasal dari Yesus Sang Raja Damai. Karena sesungguhnya itulah Damai yang sejati.
Pertanyaannya:

  1. Sudahkah kita mengalami Damai yang sejati dimana Damai Yesus menguasai hati?
  2. Saat Damai Kristus ada di hati, apakah kita masih “cari selamat” untuk menghindar konsekuensi dari menyatakan kebenaran?

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
Kegiatan