Cara Yang Ajaib

Keluaran 16:1-21

Belum ada komentar 45 Views

“Pada waktu senja kamu akan makan daging dan pada waktu pagi kamu akan kenyang makan roti; maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, Allahmu.” (Kel. 16:12)

Seorang pendeta yang melayani di pedalaman Sulawesi Selatan, suatu ketika mengalami kesulitan; tidak punya uang, tidak punya makanan, dan istrinya sedang hamil tua. Tetiba, ia ingat celengan bambunya berisi uang receh dan dapat dipakai membeli mie instant. Sebelum ke warung ia mengajak istrinya berdoa. Selesai berdoa, ada anggota jemaat bertamu dan memberi amplop tebal berisi uang sebagai rasa syukur karena menikmati hasil panen. Allah menolongnya dengan cara yang ajaib.

Ketika situasi kelihatan sulit bagi manusia, Allah sanggup membuat hal itu tidak sulit. Perikop hari ini berbicara tentang pemeliharaan Allah bagi umat Israel, saat mereka kekurangan makanan di padang gurun. Allah memuaskan mereka dengan makanan, sekaligus menuntut mereka memercayai campur tangan Allah. Allah menghujani mereka dengan roti dan daging. Di tempat di mana kelihatannya makanan tidak mungkin diperoleh, Allah sanggup melakukan keajaiban dengan memberi mereka makanan. Yang dituntut dari bangsa Israel adalah memercayai Allah dengan sempurna.

Kita pun diingatkan untuk mengandalkan Allah sepenuhnya. Percaya terus-menerus, bukan hanya pada kondisi tertentu. Pemeliharaan Allah itu sempurna. Karena itu, kita tidak bisa memperlakukan Allah seakan-akan Allah hanya dapat dipercaya pada hari ini, dan tidak bisa dipercaya besok hari. Karya-karya yang ajaib sanggup Allah lakukan bagi kita, asalkan kita percaya kepada-Nya secara total. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Cara Allah selalu ajaib dalam menyertai dan memelihara umat-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 105:1-6, 37-45; Kel. 16:1-21; 2Kor. 13:5-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...