Bukan Sekadar Kapok

Mazmur 51

Belum ada komentar 22 Views

Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu. (Mzm. 51:15)

Alfred Bernhard Nobel adalah penemu dinamit. Banyak upaya pembangunan berlangsung efektif karena penemuannya. Tetapi rupanya, dinamit juga dipakai menjadi salah satu alat untuk menciderai nilai-nilai kemanusiaan. Nobel menyayangkan itu. Sebagai komitmennya untuk tetap menghargai nilai kemanusiaan, dalam surat wasiatnya, dia memberikan hartanya untuk membuat “penghargaan Nobel.” Penghargaan ini ditujukan bagi orang-orang yang mendedikasikan ilmunya demi kemajuan kemanusiaan.

Daud, sang raja besar itu, menyadari kesalahan dan dosa- dosanya kepada Allah. Selain mohon pengampunan, Daud juga memohon supaya diberikan hati yang baru. Dengan kekuatan roh yang teguh, Daud ingin supaya batinnya kini menjadi rela dan taat kepada Allah. Tetapi, bukan hanya itu saja, Daud juga bersedia mengajarkan jalan Tuhan kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran. Daud ingin orang lain tidak melakukan kebodohan seperti dirinya, dan bersedia berbalik kepada kasih anugerah Tuhan.

Menjadi kapok dengan tidak melakukan dosa yang sama adalah baik. Namun, akan jauh lebih baik jika kita juga menjadi sahabat Allah. Kita bersedia mengingatkan orang-orang di sekitar kita supaya mereka tidak melakukan pelanggaran dan dosa yang sama seperti kita. Percayalah, dengan roh yang rela dari Tuhan, kita dimampukan untuk menjadi orang yang bukan sekadar kapok karena dosa kita saja. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Kapan terakhir kali kita mengingatkan orang lain supaya mereka berbalik kepada jalan kasih Allah?

Ayat Pendukung: Mzm. 51; Ul. 6:10-25; Rm. 12:17-21; 13:8-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...