Bukan Sekadar Kapok

Mazmur 51

Belum ada komentar 23 Views

Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu. (Mzm. 51:15)

Alfred Bernhard Nobel adalah penemu dinamit. Banyak upaya pembangunan berlangsung efektif karena penemuannya. Tetapi rupanya, dinamit juga dipakai menjadi salah satu alat untuk menciderai nilai-nilai kemanusiaan. Nobel menyayangkan itu. Sebagai komitmennya untuk tetap menghargai nilai kemanusiaan, dalam surat wasiatnya, dia memberikan hartanya untuk membuat “penghargaan Nobel.” Penghargaan ini ditujukan bagi orang-orang yang mendedikasikan ilmunya demi kemajuan kemanusiaan.

Daud, sang raja besar itu, menyadari kesalahan dan dosa- dosanya kepada Allah. Selain mohon pengampunan, Daud juga memohon supaya diberikan hati yang baru. Dengan kekuatan roh yang teguh, Daud ingin supaya batinnya kini menjadi rela dan taat kepada Allah. Tetapi, bukan hanya itu saja, Daud juga bersedia mengajarkan jalan Tuhan kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran. Daud ingin orang lain tidak melakukan kebodohan seperti dirinya, dan bersedia berbalik kepada kasih anugerah Tuhan.

Menjadi kapok dengan tidak melakukan dosa yang sama adalah baik. Namun, akan jauh lebih baik jika kita juga menjadi sahabat Allah. Kita bersedia mengingatkan orang-orang di sekitar kita supaya mereka tidak melakukan pelanggaran dan dosa yang sama seperti kita. Percayalah, dengan roh yang rela dari Tuhan, kita dimampukan untuk menjadi orang yang bukan sekadar kapok karena dosa kita saja. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Kapan terakhir kali kita mengingatkan orang lain supaya mereka berbalik kepada jalan kasih Allah?

Ayat Pendukung: Mzm. 51; Ul. 6:10-25; Rm. 12:17-21; 13:8-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...