Bukan Sekadar Bermain Yoyo

Yehezkiel 39:7-8, 21-29

Belum ada komentar 252 Views

“Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka, yang membawa mereka ke dalam pembuangan di tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka kembali di tanahnya…’.’ (Yeh. 39:28)

Masih ingatkah kita dengan permainan yoyo? Yoyo merupakan salah satu permainan tradisional yang mendunia. Yoyo dibuat dari dua cakram yang dihubungkan dengan satu sumbu yang dilengkapi dengan tali. Cara bermainnya cukup mudah. Yoyo dilempar untuk kemudian ditarik kembali oleh pemain. Gerakan itu dilakukan berulang sampai si pemain merasa puas.

Tampaknya permainan yoyo dapat menggambarkan kehidupan bangsa Israel. Allah kerap melempar atau membuang bangsa Israel ke tengah bangsa lain. Namun kemudian, Allah menarik dan mengumpulkan kembali bangsa ini kembali di tanahnya. Ini bukan karena Allah sedang mempermainkan umat-Nya, bagai yoyo yang dimainkan hingga puas. Kepada Yehezkiel, Allah menerangkan tindakan ini sebagai cara agar kaum Israel mengetahui dan mengenal siapa Allah mereka. Dialah Tuhan pemegang kendali kehidupan, baik sewaktu di pembuangan maupun di tanah Israel. Kendali-Nya tidak musiman, tetapi kekal. Tidak ada yang dapat lari dari hadapan Allah. Dialah sumbu kehidupan.

Kala hidup mengalami pasang dan surut, itu bukan karena Allah sedang mempermainkan kita. Bagai yoyo yang terus bergerak kalau masih dikendalikan si pemain, pasang dan surut kehidupan pun menjadi tanda bahwa Allah masih memegang kendali. Dengan demikian, pasang dan surut kehidupan bukanlah soal. Masalah terjadi kalau kita tidak memiliki relasi yang akrab dengan Sang Pengendali Hidup dan tidak melakukan kesukaan-Nya. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

REFLEKSI:
Dalam pasang dan surut kehidupan, kita dipanggil untuk memiliki relasi akrab dengan Allah, Sang Pengendali Hidup.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:24-34, 35b; Yeh. 39:7-8, 21-29; Rm. 8:26-27
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hati Yang Menyembah
    Matius 15:1-9
    “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku.” (Matius 15:8) Ada sebuah perumpamaan yang berbunyi, “Gajah...
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...