Bukan Perkataan Sembarangan

Yohanes 6:56-69

Belum ada komentar 33 Views

“Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal ….” (Yoh. 6:68)

“Jangan asbun!” Itulah komentar seorang guru ketika mendengar jawaban murid atas pertanyaan, berapa banyak musim di Indonesia. Si murid menjawab, “Musim di Indonesia itu musim hujan gerimis, musim banjir, musim banyak angin, musim panas, musim durian, musim mangga, dan lain-lain.” Padahal, guru itu berharap muridnya dapat menjawab bahwa ada dua musim di Indonesia, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Ia lantas menasihatkan, “Jangan asbun! Jangan asal bunyi! Ungkapkan jawaban yang benar!”

Perkataan yang benar dan baik punya nilai khasiat yang lebih tinggi dibandingkan dengan perkataan asal saja. Perkataan yang benar dan baik, berdaya guna dan mampu mendorong perubahan bagi hidup orang yang mendengarkannya. Simon Petrus menyatakan bahwa perkataan Yesus adalah perkataan hidup yang kekal. Pernyataan Simon Petrus ini muncul dari iman bahwa tanpa Yesus, perjalanan hidupnya tak berarti apa-apa. Katanya, “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?” Simon Petrus percaya dengan ikut Yesus, hidupnya jadi berarti. Dengan mendengarkan dan melakukan ajaran atau perkataan Yesus yang benar dan baik, Simon Petrus mengalami hidup baru; hidup yang kekal di dalam cinta kasih Allah.

Apakah kita percaya dan mengakui perkataan Yesus sebagai perkataan benar dan baik? Jika kita mengakui perkataan Yesus itu tidak asal-asalan, perkataan itu seharusnya memengaruhi dan mengubah hidup kita sehingga kita mempunyai hidup yang kekal. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Tuhan Yesus, aku sungguh memandang perkataan-Mu sebagai perkataan hidup yang kekal. Aku pun mau mengikuti-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yos. 24:1-2a, 14-18; Mzm. 34:16-23; Ef. 6:10-20; Yoh. 6:56-69
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....