Bukan Lagi Milik Diri Sendiri

Kejadian 17:15-22

Belum ada komentar 57 Views

Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham: “Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya.” (Kej. 17:15)

Bagi orang-orang Timur, nama seseorang mempunyai makna yang dalam. Nama tidak sekadar menunjukkan keterkaitan seseorang dengan sebuah silsilah keluarga. Nama menunjukkan keberadaan seseorang. Karena itu, ketika ada seorang anak yang sakit-sakitan, maka nama anak tersebut biasanya akan diganti. Harapannya adalah dengan mengganti nama si anak, maka hidupnya akan berubah. Dari semula sakit-sakitan menjadi seorang yang sehat walafiat.

Teks Alkitab hari ini berbicara tentang penggantian nama Sarai menjadi Sara. Kedua nama ini sebenarnya berasal dari kata yang sama, yang berarti “putri”, seperti putri raja. Bedanya, Sarai berarti “putriku”, sedangkan Sara berarti “putri”. Meskipun terlihat sederhana, tetapi penggantian nama ini punya makna yang dalam. Sara sekarang tidak hanya menjadi milik Abraham saja, tetapi sudah menjadi milik umat manusia seluruhnya karena ia akan dipakai Tuhan untuk menjadi saluran berkat melalui keturunannya.

Setiap orang percaya seharusnya juga mengalami transformasi seperti itu. Dari semula milik diri sendiri, kita sekarang sudah menjadi milik seluruh umat manusia. Karena itu, kita tidak boleh lagi hanya memperhatikan kepentingan diri sendiri, tetapi kepentingan umat manusia seluruhnya. Kita sudah seharusnya menjadi saluran berkat Tuhan bagi seluruh umat manusia. Tidak boleh terjadi bahwa kita malah tertawa dan tidak memercayainya. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Pemilik, kami sudah menjadi milik-Mu. Mampukanlah kami menjadi saluran berkat-Mu bagi umat manusia seluruhnya. Amin.

Ayat Pendukung: 1Sam. 2:1-10; Kej. 17:15-22; Gal. 4:8-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...