Buah Keinginan

Yakobus 1:9-16

Belum ada komentar 47 Views

Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri …. (Yak. 1:14)

Keinginan merupakan bagian tak terpisahkan dari kodrat manusia. Keinginan dapat berbuah penderitaan karena orang tidak mampu mengendalikan dirinya, tidak mampu menggunakan kesadaran dirinya secara baik. Arthur Schopenhauer (1788-1860) mengemukakan bahwa pada kodrat manusia, ada hal yang lebih kuat daripada keinginan, yaitu kesadaran diri.

Jauh sebelum Schopenhauer, penulis surat Yakobus sudah memandang bahwa kesadaran diri jauh lebih kuat daripada keinginan diri. Orang yang selalu memelihara kesadaran diri dalam terang Kristus akan berhasil mengendalikan dirinya dari segala keinginan. Yakobus menuliskan, “tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya” (ay. 14). Tanpa kesadaran dalam terang firman Allah, orang dapat terikat oleh keinginannya sendiri, lalu keinginan itu pun berbuah dosa (ay. 15). Jadi, sebenarnya, Yakobus ingin menasihatkan agar murid-murid Kristus hidup dalam terang firman Allah, selalu sadar diri dan mengendalikan diri dari rupa-rupa keinginan.

Kita mengakui, dalam hidup ini, kita sulit memadamkan aneka keinginan dalam diri kita. Namun, syukur kepada Allah, Kristus menerangi hidup kita, menganugerahkan Roh Kudus sehingga kita mampu mengendalikan segala keinginan. Roh Kudus menolong kita untuk mengelola keinginan-keinginan diri kita. Dia menuntun kita untuk hidup mendahulukan keinginan Allah yang membawa keselamatan. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Allah, kiranya Roh Kudus-Mu senantiasa menerangi agar aku dapat mengendalikan diriku dari segala keinginan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 15; Kel. 32:15-35; Yak. 1:9-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...