Bias Konfirmasi

Yesaya 59:9-19

Belum ada komentar 96 Views

Sebab itu keadilan tetap jauh dari pada kami dan kebenaran tidak sampai kepada kami. Kami menanti-nantikan terang, tetapi hanya kegelapan belaka …. (Yes. 59:9)

Consitta ingin menurunkan berat badan. Dia memilih diet tertentu yang menurut anggapannya paling cocok. Setiap pagi, Sitta memeriksa perubahan berat badannya di timbangan. Jika beratnya berkurang, ia tersenyum dan menganggap program dietnya itu cocok. Jika timbangannya bertambah, ia mengabaikan dan menganggapnya sebagai fluktuasi normal. Selama beberapa bulan, ia hidup dalam ilusi bahwa dietnya berhasil, walau berat badannya tidak berubah.

Manusia suka hidup dalam ilusi. Demikian juga dengan bangsa Israel, mereka hidup dalam ilusi bias konfirmasi. Apa itu? Mereka membuang informasi baru yang bertentangan dengan teori, kepercayaan dan keyakinan yang sudah ada. Lalu informasi baru apa yang mereka tolak? Yesaya menyerukan agar umat itu bertobat, melakukan apa yang TUHAN kehendaki. Namun, apa yang terjadi? Mereka tetap memegang teori, kepercayaan dan keyakinan yang sudah ada, yakni kami adalah bangsa pilihan, umat kesayangan Allah. Apa pun yang kami lakukan, Allah tetapi menyayangi kami!

Ilusi keyakinan inilah yang menjadi penyebab keadilan, kedamaian dan kebaikan tidak terjadi! “Kami menanti-nantikan terang, tetapi hanya kegelapan belaka, menanti-nantikan cahaya, tetapi kami berjalan dalam kekelaman” (Yes. 59:9). Dosa adalah penghambat keselamatan dan ilusi bias konfirmasi membuat orang merasa tidak bermasalah dengan dosa. Pertobatan adalah jalan terbaik untuk menyambut keselamatan! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Bertobat adalah jalan terbaik untuk menyambut keselamatan.

Ayat Pendukung: Mzm. 146; Yes. 59:9-19; Kis. 9:1-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...