Biarkan Keduanya Tumbuh

Matius 13:24-30, 36-43

1 Komentar 75 Views

Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbung-Ku.(Mat. 13:30)

Jangan perangi kejahatan dengan kejahatan, melainkan tumbuhkanlah benih-benih kebaikan maka kejahatan akan sirna. Sebab, pada dasarnya Allah menciptakan manusia baik adanya. Tampaknya, keyakinan inilah yang ada pada Tuhan Yesus, sebagaimana dicatat dalam Matius 13:24-30. Tuhan Yesus memandang hidup manusia laksana ladang yang ditanami benih gandum terbaik, dijaga dan dirawat oleh tangan Allah yang Mahakasih. Akan tetapi, ada orang jahat yang berusaha merusak ladang tersebut dengan menaburkan benih lalang. Ketika gandum-gandum bertumbuh, lalang pun ikut besar. Namun, Sang Penabur menolak untuk membersihkan lalang- lalang itu: “Jangan cabut lalang-lalang itu, sebab bisa-bisa gandum-gandum-Ku ikut tercabut.” Tuhan mempertahankan kehidupan gandum-gandum-Nya dengan cara membiarkan lalang itu tumbuh di antara gandum. Namun, Tuhan Yesus menjamin gandum-gandum-Nya mendapatkan cukup nutrisi untuk dapat bertumbuh dan berbulir, meski di tengah impitan lalang. Kelak ketika musim menuai telah tiba, lalang-lalang itu akan dikumpulkan untuk dibakar.

Diri kita laksana ladang. Di dalam diri kita ada keinginan daging dan hawa nafsu yang bila dituruti akan membuat kita binasa. Akan tetapi, di dalam diri kita juga ada Roh Kudus, yang membarui dan membimbing kita dalam kebenaran. Bila kita hidup dalam pimpinan Roh Kudus dan setia melakukan kehendak-Nya, niscaya kejahatan yang ada dalam diri kita pun akan binasa. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Kejahatan takkan sirna ketika kita memeranginya dengan kejahatan. Kalahkan yang jahat dengan menumbuhkan dan memelihara benih- benih kebaikan

Ayat Pendukung: Kej. 28:10-19a; Mzm. 139:1-12, 23-24; Rm. 8:12-25; Mat. 13:24-30, 36-43
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Pastor Sinar Ria

    Terima kasih, sungguh memberkati.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Perkataan Hampa
    Ulangan 32:44-47
    “Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah,...
  • Teladan Dalam Berbuat Baik
    Titus 2:7-8,11-15
    … dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu …. (Tit....
  • Nyanyian Kesaksian
    Ulangan 31:14-22
    Oleh sebab itu tuliskanlah nyanyian ini dan ajarkanlah kepada orang Israel, letakkanlah di dalam mulut mereka, supaya nyanyian ini...
  • Dalam Naungan Sayapmu
    Mazmur 63:1-8
    … sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai. (Mzm. 63:8) Sebuah video dari Viralhog ramai...
  • Keinginan Berkuasa
    Bilangan 12:1-9
    “Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?” (Bil. 12:8) Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844-1900) mengatakan bahwa keinginan paling kuat dalam...
Kegiatan