Bertobatlah!

Matius 3:1-12

Belum ada komentar 67 Views

Adven adalah moment yang mengingatkan kita untuk menanti kedatangan Kristus Kembali. Ada beragam cara untuk memersiapkan diri. Namun semua orang yang menanti kedatangan Kristus punya harapan yang sama: bisa ikut bersama Dia saat Dia menjemput kita.

Pertanyaannya, kenapa harus bertobat?

Pertobatan di dalam kitab Injil diberitakan oleh Yohanes Pembaptis. Sementara kisah Yohanes sendiri dicatat bukan hanya dalam Injil Matius 3 tetapi ada 3 Injil lain yang mencatat kehadirannya. Ia adalah putra dari Zakaria dan Elisabeth, sepupu Maria yang khusus dihadirkan Allah ke dalam dunia untuk mengajak sebanyak-banyaknya orang berbalik dari kehidupannya yang lama (dosa) dan menyambut terang Tuhan dan Tuhan itu sendiri yang adalah sumber kehidupan.

Pertobatan tentu saja bukanlah keharusan tetapi sebuah keputusan yang kita ambil dengan kesadaran bahwa Kerajaan Allah dan kasih Allah yang besar itu, merupakan berkat besar yang sangat bertolak belakang dengan dosa dan maut. Untuk itu, kesempatan emas ini Yohanes tawarkan kepada semua orang.

Apa pertobatan yang dapat kita lakukan?
Di satu sisi, carilah wajah Tuhan sehingga kita mendapat damai yang sejati, sekalipun kita berjalan dalam lembah kekelaman. Di sisi lain, kita tinggalkan segala keterikatan dengan yang jahat. Dengan demikian kita bisa melakukan seperti yang Yohanes pesankan, yaitu: “Hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan”.

Mari, mulailah dari sekarang. Sehingga saat Sang Bapa yang baik itu memanggil kita pulang ke rumah-Nya, Dia mendapati kita sedang hidup sebagai anak-anak-Nya.

Doa: Bapa di Sorga, anugerahkan kepada kami kepekaan untuk menikmati kasih-Mu yang besar dan menemukan damai di dalam percaya kami kepada-Mu. Dan biarkan itu semua membuat kami sangat rela meninggalkan pikiran, perasaan dan perbuatan yang menjauhkan kami dari-Mu. Dalam Kristus yang kami cintai. Amin. [riajos03]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hancurnya Tembok Pemisah
    Perbedaan itu adalah keniscayaan yang memang sudah ada sejak dulu, tetapi sayangnya perbedaan ini pula yang mungkin membuat keadaan...
  • DICARI Seorang Nabi
    Di tengah situasi yang ‘chaos’ orang menjadi sulit untuk menegakkan “kebenaran” karena dalam situasi seperti ini yang salah bisa...
  • Panggilan di Tengah Keterbatasan
    2 Korintus 12:1-10 mengungkapkan pengalaman Paulus yang mengajarkan kita tentang kekuatan di balik kelemahan. Paulus menceritakan bagaimana ia diberikan...
  • Diam Menanti Pertolongan Tuhan
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Kita tidak dibiasakan diam dalam banyak hal di hidup ini. Kita dibiasakan, dipacu untuk serba cepat. Ada beberapa ungkapan...
  • Gereja Masa Depan: Antara Identitas dan Relevansi
    Ayub 38:1-11; Mazmur 107:1-3,23-32; 2 Korintus 6:1-13; Markus 4:35-41
    Dunia yang kita hidupi saat ini berada dalam keadaan carut marut. Selepas badai covid yang telah kita hadapi bersama...