Bertobat dan Percayalah

Belum ada komentar 50 Views

Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan bahwa waktunya telah genap merujuk pada Kerajaan Allah yang sudah dekat Dan dua lainnya ialah tentang peringatan pertobatan dan percaya pada Injil (ay. 15).

Pertanyaannya, apa yang melatarbelakangi Yesus menyatakan hal tersebut? Jika kita membayangkan hidup di zaman Yesus, saat itu kekaisaran Romawi telah menguasai segalanya. Orang-onang hidup di bawah tekanan pemerintah yang tidak adil dan menganiaya. Kemiskinan, akses kesehatan yang sulit didapatkan, dan kelaparan menjadi hal yang biasa. Di tengah kesesakan itulah Yesus menyerukan Kerajaan Allah sudah dekat (ay. 15). Kata dekat yakni eggizo dalam bahasa Yunani berarti mendekati. Sederhananya, Yesus menyampaikan bahwa Allah sudah mendekati manusia. Maka la menyerukan pertobatan sebagai respons manusia untuk menyambut Allah.

Lebih menarik, dalam sejarah kehidupan bangsa Israel kata bertobat juga memiliki makna yang sama. Mendekati Allah. Pembuangan adalah konsekuensi dari dosa yang dilakukan, yang memisahkan bangsa itu dari bait Allah di Yerusalem. Pemisahan itu membuat bangsa Israel menjauhi Allah, akibatnya tidak ada damai sejahtera dalam hidup mereka. Maka kerinduan untuk kembali ke Yerusalem menjadi kerinduan untuk mendekati Allah kembali. Mendekatkan diri pada penyertaan-Nya yang setia.

Saudara, panggilan Yesus bukan hanya bertobat tetapi juga percaya pada Injil. Inti dari Injil adalah Tuhan Yesus sendiri. Yakni kehadiran Allah yang mendekati manusia mewujud dalam diri Yesus dan melalui-Nya manusia mengalami penyertaan Tuhan yang kekal.

Maka, kiranya apa pun situasi dan pergumulan yang Saudara hadapi, tidak menjadi penghalang bagi kita untuk terus mendekati Sang Allah yang selalu menyertai. Amin.

ANA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...