Bersyukurlah

Belum ada komentar 7 Views

Bagaimana anda mengawali hari? Banyak perasaan dan situasi yang sangat mempengaruhi kita untuk memulai hari dengan ungkapan syukur. Meskipun kita tahu sikap hidup bersyukur adalah cara hidup yang diajarkan Allah kepada kita namun hal itu tidak akan terjadi otomatis. Jika kita bersyukur apakah artinya tidak ada lagi kesedihan, kecewa dan marah yang kita rasakan? Apa itu mungkin? Bagaimana bersyukur di tengah kehilangan, kedukaan dan penderitaan? Apakah sikap bersyukur adalah bentuk penyangkalan dari apa yang kita rasakan?

Belajar bersyukur adalah upaya kita untuk mengelola pengalaman hidup dengan melihat perspektif baru. Hati yang bersyukur adalah hati yang lapang untuk menerima pengalaman demi pengalaman hidup bahkan di saat kondisi sulit. Kesulitan akan berlipat ganda ketika kesulitan dihadapi dengan gerutuan, sesal, dan pikiran negatif. Jadi belajar hidup bersyukur bukanlah cara kita menyangkali apa yang kita hadapi dan kita rasakan namun cara kita mengelolanya agar kita beroleh hikmat dan kekuatan untuk terus melangkah terutama di masa sulit.

Dengan demikian hidup bersyukur adalah sikap hidup yang harus disadari dan dilatih. Pertama-tama dengan melihat kehidupan dengan perspektif yang berbeda, bukan hanya dari sudut pandangan kita tetapi melihat kehidupan dengan lebih luas. Kedua, sadari hari ini dengan segala rasa dan pikiran kita (lihat kisah Israel, apa iya demi daging umat memilih hidup di Mesir daripada tanah pembebasan? Luapan marah, ketidakpuasan atau sesungguhnya keinginan diri?). Ketiga, tenangkan diri dari segala gejolak rasa. Lihat, percaya dan berjalanlah dengan cara Allah meskipun rencana Allah yang baik itu belum dapat kita pahami dan mengerti tetapi kita yakini. Keempat, jangan terpaku pada masalah, liatlah jauh lebih besar dari makanan (Yoh.6:32-33 … “Bapa-Ku yang memberikannya..”). Mari melatih hidup bersyukur setiap hari dalam setiap pengalaman.

dva

No Comments

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...