Bersyukurlah

Belum ada komentar 10 Views

Bagaimana anda mengawali hari? Banyak perasaan dan situasi yang sangat mempengaruhi kita untuk memulai hari dengan ungkapan syukur. Meskipun kita tahu sikap hidup bersyukur adalah cara hidup yang diajarkan Allah kepada kita namun hal itu tidak akan terjadi otomatis. Jika kita bersyukur apakah artinya tidak ada lagi kesedihan, kecewa dan marah yang kita rasakan? Apa itu mungkin? Bagaimana bersyukur di tengah kehilangan, kedukaan dan penderitaan? Apakah sikap bersyukur adalah bentuk penyangkalan dari apa yang kita rasakan?

Belajar bersyukur adalah upaya kita untuk mengelola pengalaman hidup dengan melihat perspektif baru. Hati yang bersyukur adalah hati yang lapang untuk menerima pengalaman demi pengalaman hidup bahkan di saat kondisi sulit. Kesulitan akan berlipat ganda ketika kesulitan dihadapi dengan gerutuan, sesal, dan pikiran negatif. Jadi belajar hidup bersyukur bukanlah cara kita menyangkali apa yang kita hadapi dan kita rasakan namun cara kita mengelolanya agar kita beroleh hikmat dan kekuatan untuk terus melangkah terutama di masa sulit.

Dengan demikian hidup bersyukur adalah sikap hidup yang harus disadari dan dilatih. Pertama-tama dengan melihat kehidupan dengan perspektif yang berbeda, bukan hanya dari sudut pandangan kita tetapi melihat kehidupan dengan lebih luas. Kedua, sadari hari ini dengan segala rasa dan pikiran kita (lihat kisah Israel, apa iya demi daging umat memilih hidup di Mesir daripada tanah pembebasan? Luapan marah, ketidakpuasan atau sesungguhnya keinginan diri?). Ketiga, tenangkan diri dari segala gejolak rasa. Lihat, percaya dan berjalanlah dengan cara Allah meskipun rencana Allah yang baik itu belum dapat kita pahami dan mengerti tetapi kita yakini. Keempat, jangan terpaku pada masalah, liatlah jauh lebih besar dari makanan (Yoh.6:32-33 … “Bapa-Ku yang memberikannya..”). Mari melatih hidup bersyukur setiap hari dalam setiap pengalaman.

dva

No Comments

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...