Berpegang Pada Hikmat

Amsal 7: 1 - 4

Belum ada komentar 106 Views

Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu. Tambatlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu. (Amsal 7:2-3)

Ada tiga aspek penting dalam sebuah proses belajar, yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotorik. Aspek kognitif berkaitan dengan kemampuan untuk mendengarkan apa yang diajarkan sehingga pengetahuan dan wawasan berpikir kita bertambah luas. Aspek afektif menekankan bahwa apa yang telah dipelajari harus dipahami serta mengubah pola pikir dan sudut pandang kehidupan kita menjadi semakin baik. Pada akhirnya, semua yang dipelajari dan dipahami itu harus nyata dalam praktik kehidupan sehari-hari. Inilah yang disebut aspek psikomotorik.

Amsal kita hari ini juga berbicara mengenai proses pendidikan. Amsal mengatakan, “Berpeganglah pada perintah- Ku.” Bagaimana cara berpegang pada hikmat Tuhan? Pertama, simpanlah hikmat dalam hati. Artinya, pengajaran hikmat itu harus dipahami dan menjadi ukuran kebenaran dalam pengambilan keputusan, meresap dalam hati dan pikiran kita. Kedua, simpan atau jaga hikmat seperti biji mata. Artinya, hikmat Tuhan harus menjadi cahaya yang menerangi dan memandu langkah kita. Ketiga, kenakan hikmat pada jari dan tuliskan pada loh hati. Hikmat Tuhan harus menjiwai setiap pekerjaan dan perbuatan yang kita lakukan.

Sebagai orang Kristen, kita harus berpegang pada firman Tuhan. Kita bersedia mendengarkan, memahaminya, serta melakukannya. Proses belajar ini harus terus berlangsung sepanjang kehidupan kita. Itulah makna berpegang pada hikmat. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk mendengar, memahami, dan melakukan kehendak-Mu dalam sepanjang kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 7:1-4; Mzm. 124; Ef. 4:7-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....
  • Tuhan Memanggil, Tuhan Memperlengkapi
    Keluaran 31:1-11
    “Lihat, Aku telah menunjuk Bezale’el bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan memenuhi dia dengan Roh Allah, dengan...
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...