Berkat atau Kutuk

Titus 1:1-9

Belum ada komentar 59 Views

… kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita, menyertai engkau. (Tit. 1:4)

Ada sebuah kebiasaan unik yang dimiliki dan dilakukan oleh salah satu suku di kepulauan Solomon, yakni memaki-maki pohon. Mereka melakukannya dengan sengaja. Mereka memercayai bahwa pohon yang dimaki-maki secara terus- menerus akan menjadi lemah dan mati sehingga mudah untuk ditebang. Bagi kita, hal ini mungkin terlihat aneh, tidak masuk akal, tetapi begitulah kepercayaan mereka. Tradisi ini telah dilakukan selama ratusan tahun.

Rasul Paulus menulis surat kepada Titus, yang disebutnya sebagai anak. Dalam suratnya itu, Paulus menyampaikan kata-kata berkat bagi Titus. Kata-kata berkat Paulus itu manis, menguatkan dan meneduhkan hati. Kita pun akan dapat merasakan penguatan dan peneguhan dari kata-kata Paulus, ketika kita membaca dan menghayati kata-katanya itu.

Adalah sebuah pilihan untuk menggunakan lidah dan bibir kita, apakah mengucapkan berkat atau kutuk. Hal baik diteladankan oleh Paulus dalam kata-katanya kepada Titus. Dari Paulus, kita belajar untuk bijak menggunakan bibir dan lidah kita. Jangan sampai karena lidah dan bibir kita; akibat perkataan kita, orang-orang menjadi terluka hatinya. Mungkin niat kita baik, misalnya ingin menasihati. Namun, ketika perkataan kita tidak tepat, perkataan yang kita ucapkan bukannya menjadi berkat, tetapi kutuk, dalam arti melukai dan mematahkan hati. Kiranya Roh Kudus memampukan kita untuk mengucapkan kata-kata yang baik; kata-kata yang memberkati. [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Tuntunan Roh Kudus menjadikan kita bijaksana dan memampukan kita menjadi pembawa berkat di mana pun dan bagi siapa pun.

Ayat Pendukung: Mzm. 115; Bil. 8:5-22; Tit. 1:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....