Berharap

Mazmur 123

Belum ada komentar 31 Views

Kepada-Mu aku melayangkan mataku …. (Mzm. 123:1)

“Harapan itu membuat kita hidup.” Demikian penggalan tulisan Victor Frankl, seorang psikiater dan filsuf yang pernah ditahan di kamp konsentrasi Yahudi. Ia menyadari bahwa di dalam kengerian sekalipun, menjaga harapan dapat membuat seseorang dapat menanggung segala sesuatu. Ia menyaksikan di kamp itu, orang yang dapat bertahan adalah yang memiliki harapan kuat dengan iman percayanya.

Israel yang kembali dari pembuangan Babel menghadapi banyak tantangan. Kampung halaman mereka tak seperti dulu. Kampung halaman yang ditinggalkan 80 tahun itu hancur. Kota mereka harus dibangun kembali, juga kehidupan mereka. Di tengah perjuangan mereka, bangsa-bangsa lain mengolok-olok mereka sebagai pecundang. Maka, Mazmur 123 menjadi doa yang dimadahkan ke jantung Israel untuk menaruh harapan kepada anugerah Tuhan. Israel diajak mengarahkan pandangan kepada Tuhan tanpa henti; memercayai bahwa Tuhan akan meluputkan mereka. Mereka percaya hanya Tuhan yang memberi anugerah. Karena itu, mereka hendak melayangkan mata kepada Tuhan. Gerak mata adalah juga gerak batin. Bukan sekadar melayangkan mata, namun mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan, sumber harapan.

Harapan adalah nafas hidup (Latin: spess). Maka, biarlah kebangkitan Kristus juga membangkitkan harapan yang kita miliki, menambahkan kembali ke jantung kita daya untuk hidup, karena kita percaya kepada-Nya. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Apa yang kita harapkan saat kita berharap kepada Kristus?

Ayat Pendukung: Mzm. 123; Ayb. 20:1-11; 2Ptr. 1:16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...