Berharap

Mazmur 123

Belum ada komentar 30 Views

Kepada-Mu aku melayangkan mataku …. (Mzm. 123:1)

“Harapan itu membuat kita hidup.” Demikian penggalan tulisan Victor Frankl, seorang psikiater dan filsuf yang pernah ditahan di kamp konsentrasi Yahudi. Ia menyadari bahwa di dalam kengerian sekalipun, menjaga harapan dapat membuat seseorang dapat menanggung segala sesuatu. Ia menyaksikan di kamp itu, orang yang dapat bertahan adalah yang memiliki harapan kuat dengan iman percayanya.

Israel yang kembali dari pembuangan Babel menghadapi banyak tantangan. Kampung halaman mereka tak seperti dulu. Kampung halaman yang ditinggalkan 80 tahun itu hancur. Kota mereka harus dibangun kembali, juga kehidupan mereka. Di tengah perjuangan mereka, bangsa-bangsa lain mengolok-olok mereka sebagai pecundang. Maka, Mazmur 123 menjadi doa yang dimadahkan ke jantung Israel untuk menaruh harapan kepada anugerah Tuhan. Israel diajak mengarahkan pandangan kepada Tuhan tanpa henti; memercayai bahwa Tuhan akan meluputkan mereka. Mereka percaya hanya Tuhan yang memberi anugerah. Karena itu, mereka hendak melayangkan mata kepada Tuhan. Gerak mata adalah juga gerak batin. Bukan sekadar melayangkan mata, namun mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan, sumber harapan.

Harapan adalah nafas hidup (Latin: spess). Maka, biarlah kebangkitan Kristus juga membangkitkan harapan yang kita miliki, menambahkan kembali ke jantung kita daya untuk hidup, karena kita percaya kepada-Nya. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Apa yang kita harapkan saat kita berharap kepada Kristus?

Ayat Pendukung: Mzm. 123; Ayb. 20:1-11; 2Ptr. 1:16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Bagi Ribuan Generasi
    Mazmur 105:1-11,45b
    Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8) Sore itu, di teras rumahnya,...
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...