Berbuat Seperti Yang Diperintahkan

Berbuat Seperti Yang Diperintahkan

Belum ada komentar 7 Views

Respon Yusuf juga menarik untuk dibahas dalam Adven ke-3 ini. Saya jadi ingat Mazmur 127 yang mengatakan bahwa Tuhan memberikan berkat-Nya pada waktu kita tidur. Dan Yusuf mengalami hal itu.

Dalam kebingungan, kekesalan dan kekecewaan yang mungkin sekali dirasakannya, Yusuf dikatakan, “…mempertimbangkannya”. Kita dapat menduga bahwa Yusuf bingung dengan pertimbangan pertama, yaitu mempertimbangkan untuk menceraikan Maria dengan diam-diam (ayat 19) tetapi kita juga dapat juga menduga bahwa Yusuf lebih mempertimbangkan untuk tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum (ayat 19 juga). Bedanya, pertimbangan pertama merupakan tindakan yang tampaknya menguntungkan untuk Yusuf tetapi pertimbangan kedua, merupakan tindakan yang lebih tampak menguntungkan Maria.

Dalam mempertimbangkan masalah yang kita hadapi, tidakkah kita juga seringkali menghadapi pilihan-pilihan yang sulit? Dalam kebingungan Yusuf, Tuhan menjawabnya dalam mimpi. Dalam ketidakberdayaan Yusuf, Tuhan datang menyakinkan pilihan Yusuf.

Saudara, adven ketiga ini mengingatkan kita bahwa Tuhan seringkali mengijinkan kita menghadapi pilihan yang dilematis. Namun apakah kita :

  1. Menunggu Tuhan mengarahkan pilihan kita?
  2. Mempertimbangkan pilihan yang membuat kita sungguh-sungguh menjadi pengikut Kristus yang mementingkan kepentingan orang lain juga, di samping kepentingan diri sendiri? untuk melepaskan dirinya dan Maria dari masalah ini.

Apa Respon kita saat menghadapi situasi sulit? Bisa jadi kita bukan menyimpan perasaan negatif kita tetepi kita benar-benar menunjukkan kekesalan, kemarahan, rasa malu, kebingungan serta kepanikan kita dan melupakan bahwa Tuhan memiliki rancangan yang indah bagi kita.

Mazmur 127 mengatakan bahwa Tuhan memberikan berkat-Nya pada waktu kita tidur. Dan Yusuf mengalami hal itu. Iya tidur dan Tuhan meyakinkannya bahwa situasi sulit yang Yusuf alami harus dihadapi dan bukan ditinggal pergi .

 

riajos

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...