medengarkan

Berbicaralah Hamba-Mu Mendengarkan

Belum ada komentar 111 Views

Peristiwa penyataan Allah pada Imam Eli dan Samuel, merupakan pengalaman yang langka dan mengejutkan mereka. Mengapa begitu sulit seseorang menerima penyataan Allah dalam kehidupan ini ? Bahkan tidak sedikit orang yang menganggap bahwa penyataan Allah itu tidak akan pernah terjadi. Mengapa demikian ? anggapan bahwa penyataan Allah tidak akan pernah terjadi, ada benarnya, sebab sesuai dengan kodratnya, manusia itu tidak pernah berhenti berpikir. Ketika terjadi sesuatu dalam kehidupannya, ia mulai mencari tahu tentang hal itu, menganalisisnya, merenungkannya dan mencoba memahaminya. Jika upaya pencarian dengan akalnya mengalami jalan buntu, maka ia mulai cemas dan takut salah.

Jika saja manusia dapat berhenti berpikir dan mulai membuka diri dengan apapun yang ia alami, niscaya ia akan memperoleh kebebasan dari perasaan cemas dan rasa bersalah. Kemampuan kita untuk berpikir adalah anugerah yang paling besar, tetapi sekaligus merupakan sumber kesusahan kita yang paling besar pula. Apakah kita harus menjadi korban dari pikiran kita yang terus berjalan ? Tidak, kita dapat mengubah diri kita yang terus menerus berpikir menjadi terus menerus berdoa. Ini kita lakukan dengan mengubah monolog batin kita menjadi dialog dengan Allah kita, yang merupakan sumber segala cinta.

Belajar dari penyataan Allah pada diri Imam Eli dan Samuel, kita akan menjadi lebih peka mendengar suara Tuhan, ketika kita bersedia keluar dari sikap mengurung diri, dan mengubah orientasi diri dari berpusat pada diri sendiri menjadi berpusat pada Allah. Percayalah bahwa Tuhan selalu hadir dalam kehidupan kita. Ia yang selalu setia menyertai kita, berkenan mendengarkan dengan penuh kasih segala sesuatu yang mencemaskan kita, sehingga kita dilayakkan, dikuduskan dan diutus untuk menjadi saluran berkat dimanapun Tuhan menempatkan kita.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...