Berani Dan Bijaksana

Ester 7:1-10

Belum ada komentar 145 Views

Maka jawab Ester, sang ratu: “Ya raja, jikalau hamba mendapat kasih raja dan jikalau baik pada pemandangan raja, karuniakanlah kiranya kepada hamba nyawa hamba atas permintaan hamba, dan bangsa hamba atas keinginan hamba.” (Est. 7:3)

Pada 1982, beberapa orang di Chicago tewas sesudah meminum Extra Strength Tylenol yang sengaja dikontaminasi dengan sianida. Segera, James E. Burke, CEO Johnson & Johnson, mengeluarkan kebijakan agar perusahaan merespons dengan menyediakan layanan telepon pengaduan gratis, menghentikan seluruh iklan Tylenol, dan menarik kurang lebih 31 juta botol kapsul Tylenol dari toko-toko di Amerika. Kerugian Johnson & Johnson saat itu diperkirakan lebih dari 100 juta dolar. Namun, kebijakan Burke yang tepat dan bijaksana itu sangat dihargai oleh masyarakat dan Tylenol meraih pasarnya kembali. Pada 2003, majalah Fortune menyebut Burke adalah satu dari 10 CEO terbesar sepanjang sejarah.

Sungguh tidak mudah mengambil keputusan yang cepat, tepat, dan bijaksana dalam situasi kritis. Ketika bangsa Yahudi terancam bahaya, Ester berada dalam posisi sangat sulit. Untuk menyelamatkan bangsa dan dirinya, ia harus menghadapi dua ancaman besar, yaitu Haman dan sang raja sendiri. Taruhannya adalah nyawanya dan nyawa bangsanya. Untuk itu, ia harus menyusun strategi dengan tepat dan bijaksana agar tujuannya tercapai. Kisah Ester memperlihatkan tindakan Ester yang berani dan strateginya yang luar biasa.

Untuk bertindak dalam situasi krisis, kita memerlukan lebih dari sekadar keberanian. Kita memerlukan kebijaksanaan juga. Tanpa itu, tindakan kita hanya menjadi tindakan yang gegabah dan berisiko tinggi. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Keberanian tanpa kebijaksanaan hanyalah sebuah tindakan yang nekad.

Ayat Pendukung: Mzm. 83:2-5, 10-11, 18-19; Est. 7:1-10; Mat. 24:45-51
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...