Berani Berbeda

1 Petrus 4:1-6

Belum ada komentar 179 Views

Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu. (1Ptr. 4:4)

Sebuah video social experiment menunjukkan bahwa manusia begitu mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Seseorang dapat dengan mudah memiliki kebiasaan baru begitu berada di lingkungan yang baru. Fenomena ini terjadi karena natur manusia sebagai makhluk sosial. Manusia ogah hidup sendiri dan terasing. Karena itu, manusia akan mengikuti perilaku mayoritas sebuah kelompok sebagai bentuk pertahanan hidup.

Pergumulan inilah yang sedang dihadapi jemaat-jemaat yang disapa Petrus melalui suratnya. Mayoritas dari mereka adalah perantau (bdk. 1Ptr.1:1). Ada kebimbangan dalam diri mereka untuk terus hidup sesuai kehendak Tuhan. Lingkungan di mana mereka tinggal begitu akrab dengan perilaku-perilaku yang tidak senonoh. Mereka dianggap sebagai orang aneh karena tidak ikut mencemplungkan diri dalam kubangan ketidaksenonohan. Petrus menyapa untuk meneguhkan pilihan mereka. Menjadi pengikut Kristus memang menuntut keberanian tampil beda di tengah dunia. Ketika naluri manusiawi mendorong kita untuk mengikuti kebiasaan lingkungan, Petrus mengajak jemaat untuk mengingat Kristus yang sudah menderita secara jasmani. Kita tidak aneh sendirian. Ada Kristus yang sudah menjadi teladan pembeda di tengah dunia.

Saat ini kita pun hidup di lingkungan serupa. Banyak perbuatan tidak baik, bahkan pelanggaran yang dianggap lumrah dan menjadi perilaku mayoritas. Beranilah untuk tetap berbeda! Saat bimbang, ingat dan berdoalah pada Kristus yang telah menjadi pembeda di tengah dunia. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

REFLEKSI:
Apakah kita berani berbeda dalam bersikap di tengah lingkungan yang melumrahkan ketidakbaikan dan pelanggaran?

Ayat Pendukung: Mzm. 99; Im. 9:1-11, 22-24; 1Ptr. 4:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...