Berani Berbeda

1 Petrus 4:1-6

Belum ada komentar 176 Views

Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu. (1Ptr. 4:4)

Sebuah video social experiment menunjukkan bahwa manusia begitu mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Seseorang dapat dengan mudah memiliki kebiasaan baru begitu berada di lingkungan yang baru. Fenomena ini terjadi karena natur manusia sebagai makhluk sosial. Manusia ogah hidup sendiri dan terasing. Karena itu, manusia akan mengikuti perilaku mayoritas sebuah kelompok sebagai bentuk pertahanan hidup.

Pergumulan inilah yang sedang dihadapi jemaat-jemaat yang disapa Petrus melalui suratnya. Mayoritas dari mereka adalah perantau (bdk. 1Ptr.1:1). Ada kebimbangan dalam diri mereka untuk terus hidup sesuai kehendak Tuhan. Lingkungan di mana mereka tinggal begitu akrab dengan perilaku-perilaku yang tidak senonoh. Mereka dianggap sebagai orang aneh karena tidak ikut mencemplungkan diri dalam kubangan ketidaksenonohan. Petrus menyapa untuk meneguhkan pilihan mereka. Menjadi pengikut Kristus memang menuntut keberanian tampil beda di tengah dunia. Ketika naluri manusiawi mendorong kita untuk mengikuti kebiasaan lingkungan, Petrus mengajak jemaat untuk mengingat Kristus yang sudah menderita secara jasmani. Kita tidak aneh sendirian. Ada Kristus yang sudah menjadi teladan pembeda di tengah dunia.

Saat ini kita pun hidup di lingkungan serupa. Banyak perbuatan tidak baik, bahkan pelanggaran yang dianggap lumrah dan menjadi perilaku mayoritas. Beranilah untuk tetap berbeda! Saat bimbang, ingat dan berdoalah pada Kristus yang telah menjadi pembeda di tengah dunia. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

REFLEKSI:
Apakah kita berani berbeda dalam bersikap di tengah lingkungan yang melumrahkan ketidakbaikan dan pelanggaran?

Ayat Pendukung: Mzm. 99; Im. 9:1-11, 22-24; 1Ptr. 4:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...