Belajar menjadi Lemah Lembut dengan Meneladani Yesus

Belum ada komentar 107 Views

Bacaan Hari ini:
Matius 11: 28-29 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”

Kelemahlembutan merupakan satu sifat penting yang perlu kita latih.
Itu meredakan konflik.
Itu mengalihkan amarah.
Itu bersifat persuasif.
Itu menarik perhatian.
Itu berbicara dengan kasih.

Yang paling penting, kelemahlembutan membuat Anda semakin seperti Yesus. Dalam Matius 11: 28-29, Ia berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”

Tunggu!
Apakah itu artinya stres dan tekanan yang tengah Anda alami dalam hidup menyatakan bahwa Anda tidak lembut?
Iya.
Karena Alkitab mengatakan bahwa semakin Anda lemah lembut, semakin Anda seperti Kristus dan semakin lebih tenang Anda.

Apakah Anda ingin merasakan damai sejahtera?
Apakah Anda ingin menjadi serupa dengan Yesus?
Anda tidak bisa serta-merta memaksakan diri untuk bersikap lembut.
Mengapa?
Sebab Anda tidak bisa menghasilkan kelemahlembutan apabila Anda masih berada di bawah kendali stres dan tekanan.

Kelemahlembutan harus bekerja dari “dalam.” Itu haruslah menjadi buah Roh yang tinggal di dalam diri Anda.

Yesus itu lemah lembut dan rendah hati.
Ketika Anda mengizinkan Dia ikut memikul beban Anda, maka Anda akan berjalan bersama-Nya di dalam sebuah hubungan yang dekat
Anda akan belajar bagaimana menjadi orang yang lebih lembut dan lebih rendah hati, dan Dia akan memberi Anda kelegaan dan damai sejahtera, bukan stres dan tekanan.

Renungkan hal ini:
– Apa yang dimaksud dengan memikul kuk yang dipasang Yesus?
– Pernahkah Anda memakai alasan bahwa Anda memang “bukan orang yang lembut”? Sifat-sifat apa yang sebenarnya bisa kita pelajari yang kadang kita anggap adalah sifat turunan dari orangtua kita?
– Bagaimana selama ini Anda melihat adanya perbedaan dalam hidup Anda? Apakah Anda menjadi lebih lemah lembut karena Anda adalah orang percaya dan telah menerima Roh Kudus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 13-15; Kisah Para Rasul 19:21-40

Tenanglah dalam kelemahlembutan Allah dan praktikkanlah itu dalam hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Di Dunia
    Filipi 1:18b-26
    … tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. (Flp. 1:24) Dalam kehidupan ini, kita kerap bertanya...
  • Motif Yang Baik
    Filipi 1:12-18a
    Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik. (Flp. 1:15)...
  • KEMBALILAH!
    Mazmur 90
    Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” (Mzm. 90:3) Martin Heidegger, seorang filsuf asal Jerman,...
  • ALFA dan OMEGA
    Wahyu 22:12-16
    “Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.” (Why. 22:13) Tidak terasa...
  • Makin Mengenal Yesus Kristus
    2 Petrus 3:1-18
    Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan...