Belajar menjadi Lemah Lembut dengan Meneladani Yesus

Belum ada komentar 731 Views

Bacaan Hari ini:
Matius 11: 28-29 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”

Kelemahlembutan merupakan satu sifat penting yang perlu kita latih.
Itu meredakan konflik.
Itu mengalihkan amarah.
Itu bersifat persuasif.
Itu menarik perhatian.
Itu berbicara dengan kasih.

Yang paling penting, kelemahlembutan membuat Anda semakin seperti Yesus. Dalam Matius 11: 28-29, Ia berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”

Tunggu!
Apakah itu artinya stres dan tekanan yang tengah Anda alami dalam hidup menyatakan bahwa Anda tidak lembut?
Iya.
Karena Alkitab mengatakan bahwa semakin Anda lemah lembut, semakin Anda seperti Kristus dan semakin lebih tenang Anda.

Apakah Anda ingin merasakan damai sejahtera?
Apakah Anda ingin menjadi serupa dengan Yesus?
Anda tidak bisa serta-merta memaksakan diri untuk bersikap lembut.
Mengapa?
Sebab Anda tidak bisa menghasilkan kelemahlembutan apabila Anda masih berada di bawah kendali stres dan tekanan.

Kelemahlembutan harus bekerja dari “dalam.” Itu haruslah menjadi buah Roh yang tinggal di dalam diri Anda.

Yesus itu lemah lembut dan rendah hati.
Ketika Anda mengizinkan Dia ikut memikul beban Anda, maka Anda akan berjalan bersama-Nya di dalam sebuah hubungan yang dekat
Anda akan belajar bagaimana menjadi orang yang lebih lembut dan lebih rendah hati, dan Dia akan memberi Anda kelegaan dan damai sejahtera, bukan stres dan tekanan.

Renungkan hal ini:
– Apa yang dimaksud dengan memikul kuk yang dipasang Yesus?
– Pernahkah Anda memakai alasan bahwa Anda memang “bukan orang yang lembut”? Sifat-sifat apa yang sebenarnya bisa kita pelajari yang kadang kita anggap adalah sifat turunan dari orangtua kita?
– Bagaimana selama ini Anda melihat adanya perbedaan dalam hidup Anda? Apakah Anda menjadi lebih lemah lembut karena Anda adalah orang percaya dan telah menerima Roh Kudus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 13-15; Kisah Para Rasul 19:21-40

Tenanglah dalam kelemahlembutan Allah dan praktikkanlah itu dalam hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tahu atau Kenal?
    Yohanes 5:39-47
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa melaluinya kamu memiliki hidup yang kekal. Walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi...
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...