Bau Kehidupan atau Bau Kematian?

2 Korintus 2:12-17

Belum ada komentar 105 Views

Sebab, bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa. Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. (2 Korintus 2:15-16a)

Ketika seseorang menegur, mengingatkan atau menasihati kita karena tindakan kita yang tidak benar, apa tanggapan kita? Menerima semuanya itu dengan rendah hati dan bersyukur atau justru kita tersinggung dan marah?

Jemaat Korintus tengah dikacaukan oleh orang-orang tak bertanggung jawab yang mengaku utusan dari Yerusalem. Paulus yang sedang tidak berada di Korintus diserang dan difitnah oleh orang-orang tersebut. Paulus meyakini bahwa Injil yang ia beritakan dan yang diterima oleh umat di Korintus adalah Injil yang benar. Dengan keyakinan itulah ia menegaskan bahwa bagi orang yang diselamatkan apa yang dilakukan oleh Paulus menebarkan bau harum kehidupan. Namun, tidak demikian bagi mereka yang menolak Injil yang sejati, Paulus dianggap menebar bau kematian.

Bagaimana kita menanggapi sapaan firman Tuhan ketika kita beribadah atau bersaat teduh? Ada orang yang hanya mau membaca atau mendengar yang menyenangkan hatinya atau yang sesuai dengan keinginannya saja. Sebagai orang beriman yang mengasihi dan menaati Tuhan seharusnya apa pun yang dinyatakan oleh firman kita sambut dengan penuh sukacita. Karena firman itu membawa kita kepada kehidupan yang sejati. Sekalipun ketika firman itu berupa teguran yang keras, hendaklah kita menyambutnya dengan rendah hati. Karena firman itu hendak menjaga agar kita tetap hidup kudus dan benar. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan ajarkan kami untuk rendah hati dan bersyukur ketika kami membaca dan mendengarkan suara-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: 1 Raj. 11:26-40; Mzm. 50:1-6; 2 Kor. 2: 12-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...