AWAS BERHALA

Yeremia 10:1-16

Belum ada komentar 1424 Views

TUHANlah yang menjadikan bumi dengan kekuatan-Nya, yang menegakkan dunia dengan kebijaksanaan-Nya, dan yang membentangkan langit dengan akal budi-Nya. (Yer. 10:12)

Bangsa-bangsa di sekitar Israel menyembah berhala-berhala. Berhala-berhala itu diberi nama sesuai dengan harapan baik yang mereka kehendaki. Jika ingin kaya, dibangunlah dewa harta. Jika ingin cuaca baik, disembahlah sosok dewa penguasa cuaca. Demikianlah sehingga muncul banyak dewa dengan kekuatannya masing-masing dan terpisah-pisah.

Khawatir bangsa Israel terpengaruh dengan spiritualitas yang kerdil seperti itu, Allah melalui Yeremia menegaskan bahwa kuasa-Nya lebih utuh dan sempurna. Dengan kekuatan-Nya, Allah telah menciptakan bumi; kebijaksanaan-Nya menegakkan dunia; akal budi-Nya membentangkan langit. Allah adalah Allah yang hidup. Dia bukan saja kuat, tetapi juga bijaksana dan berakal budi. Allah memahami apa yang paling dibutuhkan manusia jauh lebih dahulu sebelum manusia mengharapkan ini dan itu dari-Nya.

Pesan ini disampaikan sebelum daerah Yehuda diserang dan penduduknya masuk dalam pembuangan. Pesan ini menjadi penting karena kelak mereka akan berjumpa dengan bangsa yang menyembah berhala. Dengan menghayati kekuatan, kebijaksanan dan akal budi Allah yang menembus segala waktu dan tempat, mereka tetap beriman teguh dan berjalan bersama firman Allah yang tidak pernah meninggalkan mereka. Sekarang ini kita menjumpai juga banyak berhala modern. Namun, sadarlah bahwa berhala sepanjang zaman tidak berkuasa dibanding Sang Pencipta semesta. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apa artinya bagi kita jika Allah menyatakan bahwa dengan kekuatan, kebijaksanaan dan akal budi-Nya Allah berkuasa atas semesta ini?

Ayat Pendukung: Mzm. 106:40-48; Yer. 10:1-16; 1Kor. 9:19-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...