ALLAH Tidak Tinggal Diam

Mazmur 58

Belum ada komentar 123 Views

Dan orang akan berkata: ”Sesungguhnya ada pahala bagi orang benar, sesungguhnya ada Allah yang memberi keadilan di bumi.” (Mzm. 58:12)

Sepanjang sejarah kehidupan manusia, ada saja penguasa-penguasa yang semena-mena menjalankan kekuasaannya sehingga menimbulkan penderitaan bagi rakyat banyak. Misalnya, Hitler. Kebengisan Hitler bukan saja melenyapkan jutaan orang Yahudi, tetapi juga menyebabkan jutaan warga Uni Soviet tewas. Juga, membunuh masyarakat yang cacat mental, mengaborsi paksa wanita hamil yang cacat fisik. Kejahatan yang dilakukan oleh para penguasa lalim berasal dari hati yang tidak takut akan Tuhan.

Ketika ketidakadilan dan ketidakbenaran merajalela, tak jarang orang menjadi meragukan kehadiran Tuhan dan keadilannya; mempertanyakan apakah kebenaran masih bernilai di hadapan-Nya? Mazmur 58 merupakan seruan pemazmur yang meminta Tuhan menegakkan keadilan. Terkadang memang, Allah seperti berdiam diri ketika ketidakadilan terjadi. Namun, pemazmur tidak kehilangan pengharapannya pada kuasa dan keadilan Tuhan. Pemazmur tetap percaya bahwa suatu saat Allah akan memberikan pahala kepada orang benar, dan Ia akan membuat keadilan-Nya tegak di bumi.

Ketika melihat ketidakadilan terjadi di masyarakat sekitar kita, atau bahkan kita sendiri mengalami perlakuan yang tidak adil, ingatlah bahwa Tuhan tidak berdiam diri. Ia akan menegakkan keadilan dengan cara-Nya. Karena itu, percayakanlah segala sesuatu kepada-Nya, Allah sang Hakim yang adil. [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, nyatakankanlah keadilan dan kebenaran-Mu di atas bumi, sehingga kami dapat merasakan kehadiran-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 58; Yer. 3:1-14; Tit. 1:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...