Allah Menyesal?

Yunus 3:1-5, 10; Mazmur 62:6-13; 1 Korintus 7:29-31; Markus 1:14-20

Belum ada komentar 204 Views

Ada pepatah yang mengatakan “penyesalan selalu datang terlambat.” Penyesalan kita rasakan pada saat kita menyadari keputusan yang kita ambil kurang (tidak) tepat, ketika kita menyadari kesalahan kita dan ketika kita melihat hasil yang tidak memuaskan. Dengan rasa penyesalan kita sering kali berharap jika bisa memutar waktu maka kita akan mengambil keputusan, tindakan yang berbeda. Penyesalan memuat perasaan bersalah dari apa yang telah kita perbuat. Dan bagaimana jika dikatakan Allah menyesal? Apakah Allah telah salah bertindak? Allah telah salah memutuskan?

Kisah pertobatan kota Niniwe telah menggerakkan hati Allah yang semula akan melancarkan hukuman berganti dengan rahmat pengampunan. Dari perubahan inilah kemudian dituliskan bahwa Allah menyesal karena malapetaka yang dirancangkan-Nya. Penyesalan Allah tidak berasal dari sebuah kesalahan atau ketidaktepatan mengambil keputusan untuk menghukum Niniwe tetapi berasal dari belas kasih. Hatinya digerakkan oleh belas kasihan itu yang mengubah Allah dari rencana semula. Bahwa kejahatan Niniwe pantas mendapatkan hukuman bukanlah keputusan yang salah untuk disesali Allah. Tetapi hati Allah yang luas dan dalam dengan cinta, yang siap terbuka oleh respon umat yang dikasihi-Nya, itulah yang menggerakkan hati Allah untuk berubah dari rancangan semula yang disebut dengan penyesalan-Nya.

Setiap hukuman adalah hal yang pantas kita terima karena kegagalan kita untuk hidup dalam ketaatan tetapi setiap hukuman telah berubah menjadi rahmat pengampunan yang memberikan kepada kita kesempatan baru. Kesempatan untuk mensyukuri anugerah Allah yang menyelamatkan hidup. Kesempatan untuk dapat memulai dengan cara yang berbeda untuk menyenangkan hati-Nya yang penuh dengan cinta kasih.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Serving, Kekuatan Melayani
    Markus 10:35-45
    Apakah anda punya saudara sekandung? Zebedeus memiliki setidaknya 2 anak dalam bacaan kita yang rupanya senang menjadi pengikut Yesus....
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....