Allah Mengampuni

Ezra 9:5-15

Belum ada komentar 172 Views

“… Engkau, ya Allah kami, tidak menghukum setimpal dengan dosa kami ….” (Ezr. 9:13)

Mana yang lebih mudah, meminta maaf atau memberi maaf? Jawaban atas pertanyaan ini bisa beragam. Mungkin ada orang yang merasa mudah memberi maaf, tetapi tidak mudah untuk meminta maaf. Atau ada orang yang merasa lebih mudah meminta maaf, tetapi sulit memberi maaf. Memberi dan meminta maaf, apakah terasa sulit atau mudah, semuanya berasal dari hati; ditentukan oleh hati.

Bacaan hari ini berisikan doa pengakuan Ezra atas segala kesalahan bangsa Israel di hadapan Allah. Setelah pulang dari pembuangan, bangsa Israel melakukan kawin campur dan berlaku tidak setia pada firman Allah. Dosa Israel membuat Ezra berdoa hingga menyiksa diri karena merasa malu yang teramat sangat. Umat dalam Perjanjian Lama memang dikenal memiliki tradisi menyiksa diri apabila merasa malu atas kesalahan yang telah dibuat. Meski merasa malu atas perbuatan Israel, tetapi Ezra dapat merasakan cinta kasih Allah pada Israel. Meski Israel berlaku tidak setia, tetapi Allah mengasihi mereka dan tidak menghukum mereka setimpal dengan dosa-dosa mereka.

Bila ada niat yang tulus dan kerendahan hati, niscaya akan ada jalan dan akan timbul keberanian untuk memberi dan meminta maaf kepada siapa pun, apalagi memohon ampun kepada Allah. Setiap kita pernah melakukan dosa, mari kita mengaku dan memohon ampun kepada Allah. Seperti Ezra, kita juga harus percaya bahwa Allah adalah Maha Pengampun. [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Untuk memohon ampun diperlukan ketulusan dan kerendahan hati. Allah melihat hati kita, Ia mengasihi dan mengampuni umat-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 115; Ezr. 9:5-15; Yoh. 16:16-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tiga Hal Menghadapi Penderitaan
    2 Timotius 2:1-7
    … jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. (2Tim. 2:1) Firman Tuhan hari ini menyampaikan tiga analogi mengenai...
  • Pertobatan Membawa Kesejahteraan
    Yeremia 25:1-14
    “… Aku akan mengganjar mereka … setimpal dengan perbuatan tangan mereka.” (Yer. 25:14) Kitab Yeremia ini menginformasikan tentang peran...
  • Penderitaan Manusia Dan Misteri Allah
    Ratapan 5:1-22
    Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali …. (Rat. 5:21) Kitab Ratapan ini ditutup dengan menanyakan...
  • Iman Adalah Kunci Sikap Beriman
    1 Yohanes 5:1-5, 13-21
    … semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. (1Yoh. 5:4) Tantangan hidup di dunia sekuler adalah kebertahanan sikap beriman...
  • Tuhan Bagi Yang Pedih Hati
    Ratapan 1:16-22
    “… banyaklah keluh kesahku, dan pedih hatiku.” (Rat. 1:22) Kesedihan adalah hal biasa. Namun, penulis Kitab Ratapan mengungkapkan kepedihan....