Allah Memilih, Allah Menyertai

Kejadian 29:1-14

Belum ada komentar 120 Views

Segera sesudah Laban mendengar kabar tentang Yakub, anak saudaranya itu, berlarilah ia menyongsong dia, lalu mendekap dan mencium dia, kemudian membawanya ke rumahnya. Maka Yakub menceritakan segala hal ihwalnya kepada Laban. (Kej. 29:13)

Setelah perjalanan panjang, Yakub tiba di Haran dan berjumpa dengan pamannya, Laban. Putra kesayangan Ribka ini, terpaksa lari dari rumah meninggalkan orang-orang yang dikasihinya karena ambisinya untuk menjadi nomor satu. Ia dengan licik menipu ayahnya untuk mendapatkan berkat yang seharusnya menjadi hak Esau, kakaknya. Serakah, licik, berkomplot melakukan kejahatan, dan melakukan apa pun demi meraih keuntungan pribadi.

Yakub jauh dari sempurna. Tetapi, ketika melihat perjalanan hidupnya, sesungguhnya kita sedang melihat karya kasih Allah. Allah yang telah memilih Yakub, Allah juga yang melindungi Yakub dalam pelarian. Allah membuat perjalanan Yakub berhasil. Perjumpaan dengan Laban, sambutan yang ramah dan penerimaan Laban menjadi bukti penyertaan Allah, meskipun Yakub kurang pantas. Dalam titik inilah, Yakub menyadari besarnya penyertaan dan kasih Tuhan dalam hidupnya.

Kisah Yakub sesunguhnya merupakan potret kisah kehidupan kita. Tuhan telah memilih kita untuk menjadi anak-anak-Nya sejak sebelum kita tercipta. Pilihan-Nya ini berlaku selama-lamanya. Tidak ada satu hal pun yang dapat mengubah kasih-Nya kepada kita, juga kesalahan-kesalahan kita. Dengan kasih-Nya, Allah membimbing kita untuk menyadari penyertaan dan kasih-Nya yang besar dalam hidup kita, sama seperti yang Yakub alami, hingga akhirnya hidup kita pun menjadi selaras dengan rencana dan kehendak-Nya. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Tidak ada satu kesalahan pun yang dapat membatalkan kasih Allah kepada kita. Ia sangat mengasihi kita.

Ayat Pendukung: Kid. 2:8-13; Kej. 29:1-14; Rm. 3:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...