Allah itu Besar Kita itu Kecil

I Tesalonika 4: 13-18

Belum ada komentar 97 Views

Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal dari non Yudaisme. Mereka beranggapan bahwa setelah kematian tidak ada pengharapan apa pun. Pemikiran yang berkembang saat itu “jangan takut pada kematian, karena pada saat kita hidup kita tidak mati dan pada saat kita mati kita tidak hidup”.

Memang ketika tidak ada kepastian tentang apa yang akan terjadi setelah kematian, hal ini akan menjadikan orang gelisah. Rasul Paulus memberikan peringatan sekaligus penghiburan dan peneguhan iman kepada jemaat di Tesalonika. “Jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.” (ay.13b). Kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian, merupakan jaminan bahwa setelah kematian masih ada kehidupan – masih ada pengharapan- .

Fokus kehidupan, jangan pada pikiran manusia yang kecil, sempit, melainkan bersandar pada kekuatan Allah yang besar, dinyatakan melalui firman-Nya, yang sekaligus menjadi lentera bagi perjalanan kehidupan manusia.

Kalimat “Jikalau kita percaya” menjadi sebuah penekanan yang penting (ay.14). Percaya berarti mengimani apa yang difirmankan oleh Tuhan, khususnya mengenai kebangkitan, sehingga orang yang percaya kepada Kristus, akan menjalani kehidupan ini dengan tenang, karena ada Keselamatan yang telah dijanjikan setelah manusia dipanggil kembali ke Rumah Bapa di Surga.

Oleh sebab itu hal yang sangat penting untuk dilakukan adalah menciptakan ruang dan waktu bagi kehadiran Allah agar menjadi penguasa dalam kehidupan kita, hanya dengan percaya bahwa Allah lebih besar daripada permasalahan yang dihadapi manusia, maka apa pun tantangan dan misteri yang dihadapi dapat dijalani dengan tenang bersama Roh Tuhan. (tt)

#MisteriRumahBapa #Allahitubesarkitaitukecil

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Serving, Kekuatan Melayani
    Markus 10:35-45
    Apakah anda punya saudara sekandung? Zebedeus memiliki setidaknya 2 anak dalam bacaan kita yang rupanya senang menjadi pengikut Yesus....
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....