Tanpa Pamrih

Aksi Cinta Tanpa Pamrih

Belum ada komentar 198 Views

Mungkinkah ada cinta tanpa pamrih? Beberapa orang mengatakan bahwa cinta yang tulus adalah cinta tanpa pamrih. Sebagian lainnya mengatakan tidak mungkin, karena cinta itu perlu dibalas karena ada saat mencintai dan ada pula saat ingin dicinta.

Benar, ingin dicinta bukanlah sebuah hal yang keliru dan jahat. Setiap orang mendambakan cinta. Keinginan yang sangat manusiawi. Bahkan beberapa kalangan terpelajar meyakini bahwa kemampuan mencintai justru hadir karena pengalaman dicintai. Teori mimesis (meniru) adalah teori yang logis dan realistis. Mengapa? Karena kemampuan mencintai pertama-tama lahir dalam keluarga. Ketika kebutuhan cinta dalam diri seseorang di masa kanak-kanaknya tercukupi, ia akan mampu meluapkan cintanya pada orang di sekitarnya saat masuk ke dalam komunitas masyarakat yang lebih luas. Sebaliknya tatkala rasa dicintai itu hilang, output seseorang pada sesamanya juga jauh dari membagi cinta.

Dalam bacaan kita disebutkan bahwa 10 orang kusta itu dicintai Allah melalui karya penyembuhan Yesus. Rasa cinta seorang kusta yang kembali adalah wujud syukur yang diungkapkan dan wujud cinta dalam hormat pada Yesus sebagai bentuk mimesis dari karya cinta penyembuhan. Kemana 9 orang yang lain? Mereka tidak kembali. Benar bahwa Yesus bertanya padanya apakah tidak ada yang memuliakan Allah dalam penyembuhan? Saat itu memang tidak, tapi aksi cinta Yesus yang tanpa pamrih menyembuhkan kesembilan kusta lainnya akan melekat dalam hati mereka. Suatu saat kelak mereka pasti mengerti betapa ia dicintai oleh Allah dan mereka akan memuliakannya.

Dalam keluarga, mari mencinta tanpa pamrih. Cinta yang kita tabur itu akan membangun kepribadian Kristus bagi seluruh anggota keluarga kita. Memang tuaiannya mungkin tidak kita rasakan, bisa jadi orang lain yang merasakan, tapi kita mencinta karena kita telah dicintai oleh Bapa melalui Yesus Kristus dan penyertaan Roh Kudus

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...