Akses Masuk

Wahyu 11:15-19

Belum ada komentar 129 Views

Lalu terbukalah Bait Suci Allah yang di surga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu, dan kilat pun memancar, bunyi guruh menderu, dan terjadilah gempa bumi dan hujan es lebat. (Wahyu 11:19)

Kitab Wahyu memiliki banyak simbol yang menyiratkan makna tertentu. Menurut beberapa ahli kitab, Yohanes sang penulis sengaja memakai simbol-simbol agar surat pastoral itu tidak bisa dipahami dengan jelas oleh prajurit Romawi. Dengan demikian surat itu mendapatkan akses masuk ke tujuh jemaat di Asia Kecil.

Dalam Wahyu 11:15-19, Yohanes menggunakan simbol tujuh sangkakala yang ditiup malaikat, diikuti oleh suara besar mengumumkan bahwa kerajaan dunia telah menjadi milik Kristus dan Dia akan berkuasa untuk selama-lamanya. Para tua- tua bersujud dan bersyukur di hadapan Allah, karena Dia telah mengambil alih pemerintahan dunia dan memerintah sebagai Raja. Setelah itu digambarkan Bait Suci di surga terbuka, dan dalam bait itu tampaklah tabut perjanjian. Ini menunjukkan bahwa akses ke hadirat Allah di surga kini terbuka bagi semua yang percaya kepada Kristus. Kemudian, muncul guntur, petir, gempa bumi besar, dan hujan besar yang menunjukkan penghakiman Allah yang besar atas dosa dan kejahatan di dunia.

Yohanes ingin menyampaikan pesan bahwa Tuhan akan datang dan mengambil alih pemerintahan dunia dan memerintah sebagai Raja yang adil. Seluruh dunia akan bersujud di hadapan- Nya dan Allah akan melakukan penghakiman atas dosa. Hal ini mengingatkan kita akan akhir zaman dan pentingnya untuk hidup setia kepada Kristus, yang akan memberi kita akses masuk ke dalam kerajaan-Nya yang kekal. [Pdt. Daniel Kristanto Gunawan]

REFLEKSI:
Sudahkah kita siap menyambut kedatangan Tuhan kembali?

Ayat Pendukung: 1 Sam. 17:55-18:5; Mzm. 63; Why. 11:15-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tradisi Versus Injil
    Markus 2:18-22
    Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal yang...
  • Memandang Allah
    Keluaran 24:9-11
    Tetapi, la tidak melayangkan tangan-Nya terhadap pemuka-pemuka Israel. Mereka memandang Allah, lalu makan dan minum. (Keluaran 24:11) Dalam beberapa...
  • Penyesalan Yang Tulus
    Mazmur 106:1-6, 19-23
    Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik. (Mazmur 106:6) Ada ungkapan bahwa...
  • Bahaya Betah Dengan Kekuasaan
    Yohanes 11:45-57
    Mulai hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. (Yohanes 11:53) Kekuasaan—lebih tepatnya, persoalan kepada siapa kekuasaan untuk memimpin dipercayakan...
  • Jangan Salah Jalan
    Ulangan 5:22-6:3
    Segenap jalan yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kamu jalani, supaya kamu hidup dan baik keadaanmu serta tinggal...