BERSUKACITALAH!

Mazmur 149

Belum ada komentar 107 Views

Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1)

Kita adalah manusia yang hidup di tengah dunia yang cepat dan sibuk. Waktu 24 jam sehari sering kali terasa kurang. Istilah “pengacara” yang merupakan kependekan dari “pengangguran banyak acara” menunjukkan bahwa kesibukan menjadi gambaran manusia modern. Kesibukan dalam keseharian kita kerap merupakan rutinitas. Kita sudah memiliki pola kehidupan. Pola itu berulang. Kita terhisap dalam putaran kehidupan yang terus berputar. Di tengah kesibukan tersebut, dan bagaimana kita terhisap di dalamnya, saya mengajak kita sejenak bertanya pada diri sendiri mengenai rasa: apakah kita bersukacita?

Umat Israel, dalam Mazmur 149, diajak untuk bersukacita. Mereka diajak untuk bersukacita dan memuji TUHAN dengan nyanyian, tarian, rebana, dan kecapi. Ketika perasaan sukacita mendominasi hidup umat Israel, maka sukacita itu akan membawa mereka kepada sikap optimis. Dengan bersukacita karena berjalan bersama TUHAN, umat Israel akan mampu memaknai kehidupan dengan lebih dalam dan menjadikannya lebih bermakna.

Dalam kehidupan yang begitu sibuk, muncul pertanyaan tentang bagaimana perasaan kita dalam menjalaninya. Jangan sampai kesibukan itu membuat kita menjalaninya seperti robot yang tidak memiliki rasa. Jangan sampai kita hanya menjalani semua aktivitas tanpa makna. Pemazmur mengajak kita untuk menjalani hidup dengan sukacita. Bersukacitalah! [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Sambutlah setiap hari baru dengan sukacita. Karena setiap hari baru menunjukkan bahwa Tuhan selalu menyertai.

Ayat Pendukung: Kel. 9:1-7; Mzm. 149; 2 Kor. 12:11-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....