Air Mata Menjadi Sukacita

Mazmur 126

Belum ada komentar 103 Views

Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4)

Seorang petani menabur benih di tanah yang kering dan retak. Ia tahu benih itu akan mati bila hujan tak turun. Namun, ia tetap menabur dengan berharap pada langit. Hatinya berharap pada musim yang akan datang. Begitulah harapan umat Tuhan saat hidup terasa gersang.

Mazmur 126 termasuk dalam nyanyian ziarah yang dinyanyikan pada saat umat menuju Yerusalem. Pemazmur mengenang sukacita ketika TUHAN memulihkan mereka dari pembuangan. Namun, pemulihan itu belum sepenuhnya selesai. Pemazmur memohon agar TUHAN memulihkan seperti aliran air di Negeb. Tanah Negeb adalah wilayah tandus, tetapi sesekali dipulihkan oleh aliran air yang tiba-tiba. Gambaran ini menyiratkan harapan besar di tengah kondisi kering dan sulit. Ayat 5-6 memperkuat harapan ini dengan gambaran menabur dalam air mata dan menuai dalam sorak. Mazmur ini adalah nyanyian iman yang berani berharap dalam penderitaan. Umat percaya bahwa TUHAN yang dulu memulihkan, sanggup melakukannya lagi.

Pemulihan dari Tuhan bisa terjadi secara tiba-tiba, seperti aliran air di padang tandus. Iman menolong kita berharap walau kondisi belum berubah. Banyak dari kita hidup di “tanah Negeb”: tandus secara ekonomi, batin, atau hubungan. Kita mengenang kebaikan Tuhan di masa lalu, tapi kini merasa kosong dan gersang. Pemazmur mengingatkan kita, jangan berhenti berharap. Tuhan yang dulu bekerja, masih sanggup memulihkan kita hari ini. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, pulihkanlah kami seperti aliran air di tanah kering. Ajari kami berharap meski masih menabur dengan air mata. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 23:1-19; Mzm. 126; 1 Tes. 3:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...