Dari Rutinitas Ke Sukacita

Mazmur 100

Belum ada komentar 4 Views

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2)

“Bahaya terbesar dari rutinitas bukanlah kebosanan, melainkan kehilangan makna dari apa yang kita lakukan.” Kalimat bijak ini mengingatkan kita bahwa bahaya terbesar dari rutinitas bukanlah rasa jenuh atau kebosanan, melainkan ketika kita kehilangan makna dari apa yang kita lakukan. Hal ini sangat relevan dengan ibadah kita. Ketika ibadah menjadi sekadar kebiasaan, kita kehilangan makna sejatinya, yaitu perjumpaan dengan Tuhan yang menumbuhkan spiritualitas kita.

Mazmur 100 adalah seruan sukacita bagi semua orang untuk datang ke hadapan TUHAN dengan hati yang bersyukur. Pemazmur mengajak kita bersorak-sorai bagi TUHAN, beribadah dengan sukacita, dan menyanyikan pujian syukur sebagai pengakuan bahwa Dialah Allah yang menciptakan dan memelihara kita. Ketika kita beribadah dengan kesadaran ini, ibadah kita akan menjadi sarana perjumpaan dengan Tuhan dan perayaan akan kasih-Nya dalam hidup kita.

Saat ibadah hanya menjadi rutinitas tanpa makna, kita hanya hadir secara fisik. Namun, ketika kita sadar bahwa “TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya” (ayat 5), ibadah yang kita lakukan akan dipenuhi sukacita dan menjadi ekspresi hati yang penuh syukur karena mengenal kasih serta kesetiaan Allah kepada kita. Mari melangkah keluar dari rutinitas dan masuk ke dalam hadirat-Nya dengan penuh sukacita! Selamat beribadah! [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk beribadah dengan sukacita sehingga kami mengalami perjumpaan dengan-Mu yang mematangkan spiritualitas kami. Amin.

Ayat Pendukung: Yeh. 34:17-23; Mzm. 100; 1 Ptr. 5:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...