Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku

Mazmur 23

Belum ada komentar 107 Views

TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1)

Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang gembala yang menuntun langkahnya. Ini adalah gambaran sikap percaya domba kepada gembalanya. Domba tidak memiliki kemampuan untuk merencanakan arah tujuan. Rasa amannya tidak ditentukan oleh jalan yang akan dilaluinya, melainkan oleh siapa yang menuntun perjalanannya. Domba tidak perlu tahu jalan; ia hanya perlu tahu siapa yang memimpin jalannya dan berjalan bersamanya.

Keindahan Mazmur 23 tidak hanya terletak pada pernyataan bahwa TUHAN adalah Gembala yang baik, melainkan juga pada sikap domba, yaitu umat-Nya, di hadapan gembalanya. Sikap domba yang baik adalah sebagai berikut. Pertama, mengakui kebergantungannya kepada TUHAN (ayat 1-2). Domba tidak bisa hidup mandiri; ia membutuhkan gembala untuk menemukan padang rumput dan sumber air. Kedua, ketaatan yang penuh kepercayaan (ayat 3-4). Domba yang baik selalu bersedia dipimpin dan diarahkan gembala. Ketika melewati lembah kekelaman, ia tetap tenang karena percaya gembala hadir baginya. Ketiga, bersyukur atas kebaikan dan kasih Sang Gembala (ayat 5-6). Domba yang baik selalu mengingat kasih dan kebaikan gembalanya serta hidup dalam ucapan syukur, bukan dalam kekhawatiran.

Bagaimana dengan kita? Jika Tuhan adalah Gembala yang baik bagi kita, dapatkah kita juga berkata: “Akulah domba yang baik” bagi Tuhan? [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, jadikan kami selalu taat dan setia dalam mengikut jalan-Mu, seperti domba yang setia mendengarkan tuntunan gembalanya. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 2:15b-25; Mzm. 23; 1 Ptr. 2:9-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...