Hiduplah Dengan Rasa Cukup!

Keluaran 16:9-21

Belum ada komentar 163 Views

Tetapi, ada yang tidak mau mendengarkan Musa dan menyisakannya sampai pagi, sehingga berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka. (Keluaran 16:20)

Korupsi melanda Indonesia dengan dahsyat. Korupsi mungkin tidak lagi dipandang sebagai penyakit, melainkan seolah-olah menjadi prestasi. Padahal, korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap nurani dan akal sehat. Korupsi memiskinkan serta merusak alam dan negara. Korupsi bermula dari hilangnya rasa cukup.

Perjalanan umat Israel di padang gurun menjadi contoh yang baik. Dalam kesulitan, bangsa ini memperlihatkan watak aslinya. Mereka bukan berdoa dan bekerja, melainkan bersungut-sungut. Saat diberikan roti dan daging, mereka tidak bersyukur dan mencukupkan diri, tetapi mengambil lebih. Padahal, Musa sudah mengingatkan mereka untuk mengambil sesuai keperluan. Artinya, cukupkan diri sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Namun, mereka hanya memikirkan diri sendiri, mengambil dan menyimpan, hingga yang disimpan itu berulat dan busuk. Menyimpan dengan motivasi memperkaya diri sendiri, tidak akan pernah menjadi berkat.

Kita harus belajar untuk hidup dengan rasa cukup. Jangan memaksakan diri hanya demi terlihat mewah dan tampak kaya di hadapan orang lain. Apalagi sampai melakukan korupsi, mengambil yang bukan hak kita. Jangan ikuti keinginan, sebab keinginan itu tak pernah terpuaskan. Hal ini akan membebaskan kita dari hasrat korupsi dan keserakahan. Jadi, belajarlah mengontrol keinginan, dan hiduplah dengan rasa cukup! [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Keinginan itu tak berbatas, tetapi kebutuhan memiliki batas. Penuhi kebutuhan dengan rasa cukup, niscaya bahagia tak akan lepas.

Ayat Pendukung: Kel. 16:9-21; Mzm. 95; Ef. 2:11-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...