Jujur dan Rendah Hati

Mazmur 32

Belum ada komentar 87 Views

Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata, “Aku mengakui pelanggaran-pelanggaranku kepada TUHAN” dan Engkau telah mengangkat beban dosaku. (Mazmur 32:5)

Kita semua pasti setuju bahwa salah satu unsur penting dalam relasi dengan orang lain adalah kejujuran. Sebuah relasi akan terasa hambar dan tidak menyenangkan bila penuh dengan kepura-puraan, bahkan mudah menimbulkan kecurigaan. Demikian pula dalam relasi kita dengan Allah, salah satu unsur penting adalah kejujuran di hadapan-Nya.

Daud mengingatkan tentang betapa pentingnya bersikap jujur di hadapan Allah, terutama dalam mengakui dosa, kesalahan, dan pelanggaran yang dilakukan oleh manusia. Kejujuran itu mencerminkan kerendahan hati dan keterbukaan kepada Allah. Semuanya itu akan menumbuhkan kesadaran untuk bertobat dan mengubah cara hidup umat, serta sekaligus mengalami kebahagiaan atau berkat Allah berupa pengampunan dari-Nya. Sebab hanya mereka yang sungguh-sungguh bertobat dan memperbarui hidupnya yang akan menerima pengampunan dan pembaruan hidup dari Allah.

Tidak seorang pun di antara kita yang luput dari perbuatan dosa. Namun, melalui pengajaran Daud ini kita bersyukur karena Allah menyukai umat yang jujur dan rendah hati dalam mengakui segala dosanya. Kita dipanggil untuk memiliki sikap hati yang demikian, sebab hanya dengan jalan itulah kita akan sadar untuk berubah dan membangun kehidupan yang semakin baik dan berkenan di hadapan Allah. Dalam kejujuran dan kerendahan hati, kita akan merasakan damai sejahtera. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Tuhan, ajar kami untuk senantiasa jujur dan rendah hati di hadapan-Mu, supaya kami beroleh kemurahan-Mu senantiasa. Amin.

Ayat Pendukung: 1 Raj. 19:1-8; Mzm. 32; Ibr. 2:10-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...
  • Hidup Dalam Kuasa Kebangkitan-Nya
    Matius 28:1-10
    “… Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”. (Matius...
  • Kupuji Kebaikan-Mu Tuhan
    Keluaran 15:1-18
    “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Dia telah menjadi keselamatanku. Dia Allahku, kupuji Dia, Dia Allah bapaku, (Keluaran 15:2) Pujian...