Hiburkanlah Umat-Ku

Yesaya 40:1-11

Belum ada komentar 45 Views

Tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir….(Yesaya 40:2a)

Dalam momen kedukaan, di rumah duka akan dilaksanakan kebaktian penghiburan selama beberapa hari berturut- turut hingga setelah pemakaman. Tujuannya adalah untuk mendampingi keluarga yang berduka agar mereka terhibur dan memperoleh kekuatan untuk melanjutkan kehidupan serta tidak terpuruk dalam kesedihan, kekhawatiran, dan penyesalan.

Umat Israel yang berada di pembuangan hidup dalam kesedihan berkepanjangan dan mulai putus asa. TUHAN tidak menghendaki hal itu terjadi karena masa penghukuman telah selesai. TUHAN akan memulihkan mereka dan membawa mereka pulang untuk memulai hidup yang baru dengan menaati tuntunan-Nya. Mereka akan pulang dan membangun kembali negerinya. Mereka harus bekerja keras untuk membangun bangsanya. Allah menginginkan umat-Nya memiliki semangat dan daya juang untuk memulai kehidupan yang baru. Oleh karena itu, penting untuk mengirim utusan guna menghibur dan menenangkan hati umat.

Kita tidak mungkin terbebas dari masalah, tantangan, dan pergumulan. Namun, jika kita membiarkan diri terpuruk dalam perasaan sedih, khawatir, dan putus asa, kualitas hidup kita akan menurun, dan kita tidak akan mampu menghasilkan kinerja yang baik. Oleh karena itu, kita perlu berserah kepada Tuhan, menerima penghiburan serta kekuatan dari-Nya, sehingga kita memiliki semangat untuk berkarya dalam kehidupan di tengah sesama. [Pdt. Christa Charisda Hulu]

DOA:
Ya Tuhan, biarlah penghiburan-Mu semakin menguatkan kami untuk mewujudkan hidup yang bermanfaat. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 40:1-11; Mzm. 72:1-7, 18-19; Yoh. 1:19-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...