Kebahagiaan Dalam Pengampunan

Mazmur 32

Belum ada komentar 85 Views

Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! (Mazmur 32:1)

Bayangkan seorang anak yang memecahkan barang berharga di rumah dan takut untuk mengakui kesalahannya. Namun, akhirnya ia memberanikan diri mengakui kesalahan kepada orangtuanya. Ternyata ia tidak dihukum malah dimaafkan. Ia merasakan kelegaan yang luar biasa. Ada perasaan bahagia dan damai saat menerima pengampunan. Begitulah kebahagiaan Daud saat menerima pengampunan dari Tuhan.

Dalam Mazmur 32 Daud menceritakan pengalaman pribadinya yang menderita secara rohani dan fisik akibat menahan dosanya. Namun, setelah mengakui dosa-dosanya kepada TUHAN, ia merasakan bahagia, damai dan sukacita. Daud mengungkapkan betapa berbahagianya orang yang dosanya diampuni. Kata “berbahagialah” dalam ayat 1 menunjukkan betapa besarnya berkat dan kedamaian bagi mereka yang dosanya telah dihapuskan. Pengampunan adalah hadiah besar dari Allah yang membawa kedamaian dan sukacita sejati. Rasanya seperti beban berat yang diangkat dari hati kita, membawa kedamaian dan kebebasan untuk hidup dalam kasih dan rahmat-Nya.

Terkadang, kita merasa malu atau takut untuk mengakui kesalahan, dan hal ini menjadi beban. Karenanya, kita diajak untuk membawa dosa-dosa kita ke hadapan Tuhan. Ketika kita datang kepada Tuhan dengan pertobatan yang tulus, Dia siap menerima, mengampuni dan memberikan pemulihan. Penerimaan Tuhan atas pertobatan kita mengubah rasa bersalah menjadi sukacita dan bahagia tak terhingga. [Pdt Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, berikanlah kami keberanian untuk mengaku dosa. Berilah kami pula kebahagiaan yang datang dari pengampunan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 23:30-40; Mzm. 32; 1 Yoh. 4:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...