AKU DIKASIHI, DIHARGAI, DAN MULIA

Lukas 3:15-17, 21-22

Belum ada komentar 72 Views

Sungguh sebuah pertukaran yang indah. Di dalam kisah pembaptisan Yesus ini, Yesus berpartisipasi ke dalam kemanusiaan yang bergumul dengan dosa. Caranya adalah dengan menyediakan diri menerima baptisan Yohanes Pembaptis. Ia tentu saja sebenarnya tak perlu dibaptis. Ia sama sekali tidak berdosa. Namun, Ia tetap melakukannya. Ayat 21 mengisyaratkan hal ini, “Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis.” Yesus ikut dibaptis bersama semua orang yang menerima baptisan pengampunan dosa, sekalipun Ia tidak berdosa.

Namun, yang terjadi selanjutnya sangat menarik. Segera setelah Ia dibaptis, langit terbuka dan Roh Kudus turun ke atas-Nya dan suara Sang Bapa terdengar, menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Anak yang dikasihi-Nya, “kepada-Mulah Aku berkenan.”

Di sini letak pertukaran indah itu terjadi. Yesus dibaptis sebagai partisipasi ke dalam kemanusiaan yang bergumul dengan dosa. Namun, kemudian, dengan dibaptis, kita pun sesungguhnya berpartisipasi ke dalam Kristus. Yohanes Calvin menyebutnya sebagai peristiwa dicangkokkan ke dalam Kristus, insitio in Christum. Hanya dengan dicangkokkan ke dalam Kristus, perkenanan Sang Bapa kepada Yesus dapat kita alami pula. Kita sebagai manusia berdosa dapat menerima perkenanan Allah karena kita berpartisipasi ke dalam kehidupan Kristus yang diperkenan oleh Allah. Dan itulah makna baptisan yang perlu kita pegang teguh. Selamat mengenang momen pembaptisan Anda masing-masing. Allah berkenan pada kita semua, berkat Kristus yang dibaptis bagi kita semua. Amin. (JA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...